Mengapa Makanan Organik Mahal Harganya? (2)

Mengapa Makanan Organik Mahal Harganya? (2)

- detikFood
Senin, 28 Jan 2013 15:30 WIB
Mengapa Makanan Organik Mahal Harganya? (2)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Di tengah tren gaya hidup sehat dan alami, sebagian orang ikut-ikutan membeli produk organik hanya demi gengsi. Mereka rela mengeluarkan uang lebih tanpa tahu keunggulan makanan organik. Apakah Anda termasuk salah satunya?

Meski tak memerlukan biaya untuk pestisida sintetis maupun zat kimiawi lainnya, produk organik bisa lebih mahal sampai dua kali lipat produk biasa. Bagaimanapun juga, harga yang ditawarkan sepadan dengan usaha untuk menghasilkan produk organik tersebut. Ini alasannya, seperti dikutip dari The Daily Meal (02/03/12):

6. Sertifikasi organik

Foto: Thinkstock
Di Amerika Serikat, memperoleh sertifikasi organik dari United States Department of Agriculture (USDA) bukanlah pekerjaan yang mudah maupun murah. Selain operasi pertanian biasa, fasilitas pertanian dan metode produksinya harus memenuhi standar tertentu. Bahkan terkadang membutuhkan perubahan fasilitas.

Karyawannya harus membuat catatan harian dan harus siap jika terjadi inspeksi mendadak. Selain itu, juga ada biaya sertifikasi atau inspeksi tahunan, yakni mulai dari $400-$2.000 (sekitar Rp 3,858-19,29 juta) setahun. Biaya ini tergantung dari badan penyelenggaranya dan tergantung dari besar usahanya.

7. Biaya kerugian tinggi

Foto: Thinkstock
Untuk mengurangi kerugian, petani konvensional menggunakan zat kimia tertentu. Contohnya, pestisida sintetis untuk mengusir hama dan antibiotik untuk kesehatan hewan ternak. Namun, karena petani organik tidak menggunakan bahan kimia ini, kerugiannya menjadi besar. Dampaknyapun terasa pada konsumen. Selain itu, waktu simpan makanan organik juga jadi lebih singkat.

8. Standar hewan ternak tinggi

Foto: Thinkstock
Peternak organik memiliki standar kesejahteraan hewan yang lebih tinggi. Pakan organiknya saja bisa berharga dua kali lipat lebih mahal daripada makanan biasa.

9. Tanaman organik tumbuh lebih lama

Foto: Thinkstock
Pertanian organik tak hanya lebih kecil daripada yang konvensional. Rata-rata tanamannya juga tumbuh lebih lambat karena tak menggunakan hormon pertumbuhan kimiawi.

10. Subsidi

Foto: Thinkstock
Pemerintah yang berorientasi pada produksi memberi subsidi untuk mengurangi biaya panen secara keseluruhan. Di Amerika Serikat pada 2008, misalnya, subsidi pertanian sebesar $7,5 miliar, sementara untuk tanaman organik dan lokal hanya $15 juta.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads