Sumbat Botol Champagne Bisa Sebabkan Kebutaan!

- detikFood Kamis, 03 Jan 2013 14:54 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Usai penyerahan piala kepada para juara F1, biasanya dilakukan perayaan. Botol champagne dikocok-kocok, lalu sumbat dan isinya akan menyembur keluar. Tradisi ini kelihatannya sepele, namun ternyata bisa membahayakan kesehatan mata!

Suara 'pop!' saat sumbat botol meluncur terbang dan champagne yang menyemprot deras memang membuat suasana menjadi seru. Namun, berhati-hatilah, jangan sampai sumbat tersebut mengenai mata Anda maupun orang lain. Risikonya adalah kebutaan permanen.

Menurut penelitian di British Journal of Ophthalmology, botol champagne 750 ml mengandung 4,125 liter karbon dioksida dengan tekanan 6,2 bar. Sumbatnya yang memiliki berat 30 gram bisa terlempar hingga 13 meter.

Umumnya, jarak mata dan botol saat membuka sumbat champagne sekitar 60 cm. Artinya, sumbat botol hanya butuh 0,05 detik untuk mencapai mata. Celakanya, dengan rentang waktu sedemikian sempit, kita tak sempat bereaksi dengan melindungi mata.

Menurut American Academy of Ophthalmology (AAO), tekanan dalam botol champagne bisa mencapai 90 psi (pounds per square inch), atau lebih tinggi daripada tekanan dalam ban mobil. Kecepatan luncur sumbat botolnyapun bisa mencapai 80 km per jam. "Cukup cepat untuk memecahkan kaca dan merusak penglihatan secara permanen," Daily Mail (31/12/12) mengutip AAO.

Cedera mata serius yang bisa dialami akibat 'tertembak' sumbat botol meliputi glaukoma akut, kerusakan struktur tulang mata, dislokasi lensa, pendarahan mata, lepasnya retina, dan pecahnya dinding mata. Kecelakaan ini terkadang membutuhkan tindakan bedah darurat dan bisa menyebabkan kebutaan.

Di Amerika Serikat, kebanyakan botol champagne memiliki label peringatan mencolok terkait risiko terhadap mata dan bagaimana cara membuka botol yang benar. Lantas, bagaimana caranya agar kita terhindar dari bahaya tersebut?
  1. Dinginkan champagne hingga 7 C atau suhu yang lebih rendah. Sumbat botol cenderung terlontar tiba-tiba jika botolnya hangat.
  2. Arahkan botol 45 derajat dari wajah Anda dan orang lain. Kemudian, pegang sumbatnya sambil membuka kawatnya.
  3. Gunakan kain untuk memegang sumbatnya. Pelan-pelan, tarik sumbat dari botol. Berikan sedikit tekanan ketika sumbatnya sudah dekat dengan permukaan.
  4. Jangan gunakan corkscrew atau alat pembuka wine untuk membuka botol champagne.
  5. Ketika membuka botolnya, jangan dikocok. Pasalnya, hal ini dapat meningkatkan kecepatan sumbat lepas dari botol.
(fit/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com