Di Inggris, mince pie selalu hadir saat natal maupun tahun baru. Kue ini dibuat dari pastry yang terbuat dari tepung dan telur, kemudian diisi dengan campuran aneka buah kering dan kacang. Diberi kayu manis ataupun pala bubuk untuk perkuat rasa dan aroma.
Mince pie sudah mulai dikenal sejak abad ke 14. Seiring waktu, mince pie mengalami banyak perubahan. Di antaranya adalah ukurannya yang semula dibuat persegi empat, kini jadi populer dengan bentuk lingkaran mungil dengan bentuk bintang di atasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adonan kulit pastrynya dibuat dari tepung, mentega, telur, gula, dan baking powder . Adonan ini kemudian dilapiskan pada cetakan pie mungil. Di dalamnya diisi dengan campuran kismis, aprikot, ceri dan cacahan walnut atau almond, kemudian diberi brandy atau rum dan dipanggang. Agar lebih cantik, diberi taburan gula halus di bagian atas.
Ada mitos menarik seputar cara mengaduk isi pie. Konon, adonan ini harus diaduk searah jarum jam. Mengaduk campuran isi pie ke berbagai arah justru bisa berakibat kesialan dan nasib buruk selama satu tahun ke depan.
Makan mince pie selama 12 hari setelah natal (christmastide) juga bisa membawa keberkahan di tahun mendatang. Dimulai dari tanggal 25 Desember hingga 5 Januari di tahun selanjutnya. Hingga kini, mince pie masih menjadi kue khas natal yang sering disajikan tak hanya di Inggris, namun juga di seantero dunia.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN