Untuk pertama kalinya gulali diperkenalkan oleh William Morrison dan John C. Wharton, di St. Louis World's Fair, Amerika Serikat, tahun 1904. Saat itu gulali bernama Fairy Floss yang berarti benang peri. Meskipun harganya mahal, sebanyak 68.655 gulali laku terjual.
Tidak hanya di Amerika, hingga saat ini gulali sangat populer di Indonesia dan Cina. Bahkan aneka bentuk gulali yang lucu dan unik bisa dibuat. Seperti pedagang kaki lima di Chongqing, China ini. Hanya bermodalkan meja kecil yang dilengkapi alat pembuat gulali, tidak menyurutkan kreatifitas mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian gula yang sudah berbentuk kapas dikumpulkan secara memutar dengan lidi atau bambu sate. Lalu di masukkan lagi gula yang diberi pewarna hijau, dan tumpuk dengan gulali sebelumnya. Sebelum ditumpuk dengan gulali berwarna merah, dengan piawai pedagang ini membuat lekukan bunga.
Gulali cantik ini cukup terkenal di China. Hampir setiap hari dipadati pengunjung. Orang dewasa dan anak-anak selalu siap mengantri untuk mendapatkan gulali bunga ini.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN