Saat ini, sebuah kelompok bernama Darwin Aero Space di Amerika Serikat menemukan solusi masalah tersebut. Jika, jalur darat banyak menemui hambatan, maka solusinya adalah jalur udara.
Sistem pesan antar ini bernama Burrito Bomber diciptakan untuk para penggemar burrito. Hidangan Meksiko ini berupa lemabaran tortilla yang diisi kacang merah dan daging sapi cincang atau iris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara kerja mesin ini, pertama pemesan harus mempunyai aplikasi Burrito Bomber di handphone untuk memesan burrito. Lalu, handphone akan mengirim lokasi terbaru pemesan ke server Burrito Bomber dan menghasilkan data titik arah yang harus ditempuh pesawat kecil tersebut.
Selanjutnya, petugas akan mengunggah data titik arah ke pesawat kecil tersebut dan mengisi burrito kedalam sebuah tabung kecil di bawah badan pesawat. Setelah siap, pesawat yang menggunakan auto pilot itu diterbangkan dan akan melepaskan tabung berisi burrito ke area lokasi pemesan. Setelah selesai, pesawat kecil itu akan langsung terbang kembali ke lokasi semula.
Sayangnya, Burrito Bomber sebagai produk komersal belum disetujui, dibawah peraturan yang dibuat oleh FAA (Federal Aviation Administration). Namun, FAA Modernization and Reform Act of 2012 sudah menuntut FAA untuk menuntaskan peraturan tentang pemakaian pesawat komersial tidak berawak pada September 2015.
Hal ini yang membuat Darwin Aero Space sangat optimis, produk ini bisa mulai dipakai dan dipasarkan pada tahun 2015.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN