6. Daun nettle atau jelatang
Foto: Thinkstock
|
Di beberapa negara, daun nettle atau jelatang yang membuat gatal justru dijadikan makanan. Daun kaya nutrisi ini bisa dibuat menjadi pesto, sup, teh herbal, juga digunakan dalam pembuatan keju. Untuk memetik daun dari batangnya, chef harus menggunakan sarung tangan. Jelatang kemudian diblansir untuk menghilangkan zat kimia penyebab gatalnya. Terkadang, ketika chef ingin mengambil bayam, tak sengaja justru jelatang yang terambil. Akibatnya bintik-bintik merah yang sangat gatal sulit terhindarkan.
7. Ikan pari
Foto: Thinkstock
|
Pari jenis skate merupakan salah satu bahan pangan yang sulit diolah. Ikan bertulang rawan ini memiliki kulit yang licin serta lengkungan tajam di sirip dan ekornya. Seperti memegang botol kaca berminyak, sulit sekali menusukkan pisau ke daging ikan ini. Ketika sayapnya sudah diiris, kulitnyapun harus dikupas. Kalau jari tak sengaja terkena duri atau tulangnya yang tajam, berhati-hatilah terkena infeksi yang menyakitkan selama dua minggu ke depan. Pasalnya, ikan ini mengandung banyak bakteri.
8. Daging olahan yang diiris tipis
Foto: Thinkstock
|
Membuat irisan daging olahan setipis kertas seperti prosciutto ternyata berbahaya dan melelahkan. Umumnya, restoran menggunakan alat pemotong elektrik dengan pisau yang berputar seperti roda. Alat ini sulit digunakan, berat, dan selalu perlu diasah. Daging yang akan diiris perlu dipasangi klem logam, namun klem ini tak selalu menggenggam erat.
Jadi, chef harus mendorong daging agar teriris roda pisau. Meski kecelakaan jarang terjadi, hal ini sangat berbahaya. Belum lagi lamanya waktu untuk membongkar alat ini dan membersihkannya. Sebanyak 30 menit dipakai untuk membuang sisa daging dari celah mesin, mengelap minyak yang berceceran, menggosok alat, membersihkannya, lalu menyusunnya kembali hingga siap pakai. Sebetulnya ada mesin besar yang lebih praktis, namun harganya bisa melebihi satu unit mobil!
9. Kulit babi
Foto: Thinkstock
|
Jika di sini kita mengenal kerupuk kulit sapi, di negara-negara Hispanik ada yang namanya chicharrone. Kulit babi yang alot direbus dengan api kecil dengan merica dan daun salam, kemudian buih yang naik ke permukaan air dibuang. Setelah 2-3 jam, kulitnya menjadi lembut dan mudah dipotong. Kulit babipun ditiriskan dan dimasukkan ke kulkas. Setelah itu, muncul lemak putih yang harus dibuang dengan bagian belakang pisau. Butuh berjam-jam proses pembuangan lemak sampai bersih. Barulah kulit dipotong-potong kecil, dijemur selama beberapa hari, dan digoreng.
10. Thyme segar
Foto: Thinkstock
|
Thyme memiliki daun-daun yang sangat kecil dan harus dipetik satu per satu dari batangnya agar bisa digunakan. Pekerjaan ini semakin membosankan jika diperlukan thyme segar dalam jumlah banyak.
(fit/odi)