Bakteri Salmonella pada Selai Kacang Kembali Telan Korban Jiwa

Bakteri Salmonella pada Selai Kacang Kembali Telan Korban Jiwa

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Rabu, 05 Des 2012 16:10 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Selai kacang, daging sapi dan telur dapat tercemar bakteri salmonella. Selain menyebabkan sakit perut hingga mual, bakteri inipun menelan korban jiwa di Amerika.

Menurut laporan Centers for Disease Control and Prevention di Amerika, setiap tahun lebih dari 48 juta orang Amerika sakit setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Bahkan seperti yang dikutip The Huffington Post (3/12/2012), dari kasus-kasus penyakit akibat wabah bakteri makanan, terdapat 100.000 orang telah menjalani rawat inap dan 3.000 orang meninggal. Salah satu korbannya adalah Shirley Mae Almer, yang diketahui meninggal setelah makan selai kacang yang terkontaminasi bakteri Salmonella.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œIbu sedang berjuang melawan kanker otak, namun justru ia meninggal dunia hanya karena makan selai kacang,” tutur Jeff Almer putra Shirley pada Huffington Post.

Karena kejadian ini pemerintahpun akan melacak perusahaan selai kacang Peanut Corporation yang bangkrut pada bulan Februari 2009 lalu. Mereka juga akan melacak tempat proses pengolahan selai kacang tersebut.

β€œMendengar kisah banyak orang yang sakit dan kehilangan anggota keluarganya, membuat saya menjadi frustasi. Bahkan penelitian selama 27 tahun untuk mengurangi kejadian ini begitu sedikit sekali kemajuannya. Dr. Richard Williams dari Food and Drug Administration, Amerika kepada Huffington Post.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads