Di musim hujan biasanya diperlukan baju hangat. Aksesoris di leher juga bisa ditambahkan, seperti scarf atau syal. Selain mempercantik penampilan, leherpun jadi lebih hangat. Kalau biasanya motif bunga atau garis dan pola lain, maka scarf yang ini justru berpola bacon.
Seorang seniman asal Swiss bernama Natalie Luder telah menciptakan sebuah scarf atau syal dari bahan sutera 100%. Motif bacon dipilih karena kecintaanya pada makanan ini. Untuk membuatny,a kain sutera tidak dilukis satu persatu, tapi dicetak secara digital.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Silk Bacon Scarf belum tersedia di Indonesia. Bahkan untuk mendapatkan syal ini di Swiss harus memesannya melalui online di situs www.natalieluder.ch/shop.htm. Harganya juga relatif mahal yaitu sekitar Rp 2.493.000.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN