Chef dari Two Star Michelin Restaurant Ini Ribut dengan Pelanggan di Twitter

Chef dari Two Star Michelin Restaurant Ini Ribut dengan Pelanggan di Twitter

- detikFood
Senin, 12 Nov 2012 10:36 WIB
Foto: independent.co.uk
Jakarta - Food blogger dikenal dengan tulisannya mengenai makanan yang dinikmati. Begitu juga dengan seorang food blogger bernama James Isherwood. Ia menuliskan kesan dan pendapatnya mengenai makanan yang ia nikmati di restoran Mayfair's Hibiscus, London.

Karena merasa tidak terlalu puas dengan sajiannya, James dalam blognya yang berjudul "Dining With James" memberikan rating 3 dari angka 5. Namun rupanya, pemilik Mayfair's Hibiscus, Claude Bosi, tak terima dengan nilai tersebut dan melampiaskannya lewat media sosial Twitter.

Seperti dimuat dalam Dailymail (09/11/2012), James mencicipi beberapa menu dan merasa kurang puas dengan salah satu sajiannya. "Saya memulainya dengan kepiting, rose hip dan apple sorbet, dan walnut segar. Kepitingnya dikemas dalam tepung roti namun terlalu matang, seperti kepiting dengan rasa Findus crispy pancake, dengan sesendok kecil puree, kemudian disajikan di piring dan tampak tidak relevan," tulis James.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengetahui hal tersebut, two star Michelin chef ini langsung geram. Iapun melampiaskannya lewat akun Twitter @claudebosi, dan langsung memberi mention pada @James_Isherwood milik James. Mereka saling berbalas pesan, dan Claude beberapa kali menggunakan istilah kasar pada James.

Menurut Claude seperti dimuat dalam Independent.co.uk (10/11/2012), ia marah bukan karena nilai 3 yang diberikan pada restorannya. Namun ia kesal karena saat di restoran, mereka sempat berbincang dan James mengatakan jika semua makanannya enak. Namun ia justru menuliskan review buruk di blog dan juga situs Trip Advisor.

Kejadian inipun mendapat kritik dari seorang professional chef, Luke Mackay. Menurutnya, hal ini sangat memalukan dan tidak pantas dilakukan. Kata-kata kasar Claude ini justru bisa mencemarkan reputasi industri kuliner.

Sebelumnya, ada juga aksi memalukan seorang pemilik restoran yang mencemooh pembelinya lewat akun Facebook dan Twitter karena tidak memberikan tip. Bahkan karena tak terima dengan kritikan tajam pada restorannya, seorang pemilik restoran sebarkan data pengunjungnya ke situs porno.

(flo/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads