Para pembuat bir telah memposisikan Utopia yang akan diluncurkan setiap dua tahun dalam jumlah terbatas, seperti halnya cognac atau brewskis. Bir ini masuk kedalam salah satu bir termahal dengan harga sekitar Rp 1.830.000 per botol.
Kemasannya sangat menarik perhatian. Mirip botol brandy dengan bagian bawah yang menggelembung, leher botol yang tinggi, berwarna hitam dengan hiasan tembaga. Produk ini sekaligus merayakan 10 tahun produk bir Utopia dan setiap botolnya berisi 700 ml bir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sam Adams menawarkan Utopia yang dibuat dengan bahan berkualitas tinggi dan alami, termasuk spesial malt dan hop. Bir hitam yang tidak dikarbonisasi ini merupakan campuran dari beberapa bir dan disimpan dalam beberapa macam barel kayu yang sumbernya dari Nicaragua dan Kentucky.
Dari berbagai macam campuran dan media penyimpanan ini, menghasilkan rasa yang unik dalam satu botol bir. βRasa akhirnya, bir dengan rasa manis madu, toffee, karamel, cokelat, dan vanila, yang diseimbangkan dengan rasa molasses, kismis, plum, berry,β tutur pembuat Utopia.
Bir dengan harga relatif mahal dan mempunyai kandungan alkohol cukup tinggi sebesar 29%. Harganya setara dengan minuman setelah jamuan makan malam lainnya. Karena, beberapa waktu lalu Koch mengadakan percobaan rasa tanpa diberi label, Utopia dijajarkan dengan Port seharga sekitar Rp 2.884.000 dan Coganc seharga Rp 4.807.600 dan bir ini nyaris selalu menang saat disandingkan rasanya.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN