GBP adalah operasi besar yang mengubah anatomi lambung dan merombak isi perut. Lambung dibagi dua, di mana bagian atasnya lebih kecil dari bagian bawah. Hanya bagian atas yang digunakan dan dibuatkan saluran langsung (bypass) ke usus kecil.
GBP idealnya dilakukan oleh orang yang mengalami obesitas dan tak bisa menurunkan berat badan dengan diet dan olahraga. Prosedur ini juga ditujukan bagi mereka yang menderita masalah kesehatan akibat obesitas, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Karena daya tampung lambung diperkecil, asupan pasien menjadi terbatas. Hasilnya, berat badan turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut website The Salt (12/10/12), praktik ini sudah dilakukan sejak 1990-an. Beberapa restoran populer di AS menerima kartu ini. Sebut saja Golden Corral, Red Lobster, Olive Garden, dan Crackle Barrel.
Seiring meningkatnya popularitas GBP, kartu WLSpun semakin terkenal. "Saking meluasnya omongan dari mulut ke mulut, kalau kami lupa memberikan kartu WLS setelah operasi, pasien akan menanyakannya," ujar Ann Rogers, direktur Penn State Surgical Weight Loss Program.
Meski demikian, pasien perlu berhati-hati menggunakan kartu WLS di restoran bergaya prasmanan. Dengan harga yang lebih murah, pasien seakan bebas mengambil makanan. Hidangan yang diproses secara berlebihan dan mudah dicerna akan membuat pasien tak cepat kenyang. Jika begini, usaha penurunan berat badan akan menjadi sia-sia.
"Hormon lapar mungkin akan turun selama 1-2 tahun, namun perlahan-lahan rasa lapar akan kembali," Rogers memeringati. Jadi, gunakan kartu WLS dengan bijaksana!
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN