Seperti dilansir Indian Express (22/9/2012) telah diketahui botol dan kaleng tidak terpengaruh dengan radiasi. Minuman seperti bir dan minuman ringan ternyata masih bisa diminum jika sebuah bom atom meledak di area tersebut. Penemuan ini diungkap oleh sebuah studi dari pemerintahan Amerika.
Ekperimen ini dilakukan sebagai bagian dari Operation Teapot, urutan penilaian senjata nuklir oleh militer AS pada 1950-an .Dokumentasi dari eksperimen tahun 1957 saat ini sudah disediakan oleh seorang ilmuwan sejarah Alex Wellerstein, yang juga memiliki blog βRestricted Dataβ.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai rasanya, dilaporkan bahwa rasa di dalam bir sedikit berubah. Beberapa rasa di minuman ini berubah. Bir lebih terpengaruh daripada minuman ringan. Minuman yang ditempatkan di jarak 1,270 kaki dari 'ground zero' menunjukkan tidak ada yang berubah baik konsistensi ataupun rasanya.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN