Urechis unicinctus atau Urechis caupo merupakan spesies cacing (spoon worm) laut. Tempat tinggalnya di dalam liang pasir atau lumpur berbentuk U. Panjangnya berbeda-beda dengan kedua ujung yang mengecil dan berlubang. Cacing tak bermata ini bergerak secara peristaltik seperti usus.
Ada banyak sebutan bagi cacing ini. Orang Cina memanggilnya hΗichang, Jepang menamakannya yumushi, sementara warga Korea menyebutnya gaebul. Secara umum, cacing ini dikenal sebagai fat innkeeper worm atau penis fish karena bentuknya yang mirip ujung kemaluan laki-laki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang Cina tak memakannya mentah-mentah. Ikan penis atau penis fish biasanya ditumis dengan sayuran. Bisa juga dikeringkan dan dibuat menjadi bubuk sebagai penambah rasa umami (seperti MSG). Hewan ini menjadi bahan pangan penting dan digunakan dalam beragam masakan dalam kuliner Shandong.
Menurut website Dine or Dash pada Juli 2011, tekstur dan rasa penis fish mirip kerang atau geoduck. Jika sudah diiris-iris tipis dan memanjang seperti pita, tak begitu sulit mengunyahnya.
Selain menjadi santapan manusia, ikan penis atau penis fish juga sering dijadikan umpan pancingan. Ikan pari, hiu leopard, dan berang-berang adalah pemangsanya.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN