Kahk begitu melekat dalam tradisi Idul Fitri warga Mesir. Di Hari terakhir bulan Ramadan, Biasanya seluruh anggota keluarga turun tangan untuk membuat Kahk. Ada yang membuat adonan, ada yang memotong adonan, membentuk adonannya, dan ada juga yang mengisi bagian tengahnya dengan kurma.
Kahk sudah dibuat sejak zaman dinasti Toulunid yang membuat paket-paket kecil Kahk yang disebut dengan kul wishkur (makanlah dan ucapkan terima kasih). Kahk kemudian menjadi sajian penting di hari raya Idul Fitri dan selalu tersaji di hari istimewa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian adonan tersebut diambil sedikit dan dibentuk membulat. Di bagian tengahnya diisi dengan kurma ataupun walnut, dan ditutup hingga isian tersembunyi di dalam. Adonan tersebut kemudian dibuat dekorasi dan tekstur tambahan dengan menggunakan pisau atau garpu yang digoreskan ke permukaan kahk. Kemudian Kahk siap untuk dipanggang.
Khak yang sudah matang, berwarna keemasan dan hilang hawa panasnya siap untuk diberi taburan gula halus di atasnya. Baru kemudian dikemas di dalam stoples kedap udara agar tetap renyah dan enak.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN