Kriuk-kriuk Meriah Kerupuk Tersanjung, Mawar, dan Kasandra

Kriuk-kriuk Meriah Kerupuk Tersanjung, Mawar, dan Kasandra

Fitria Rahmadianti - detikFood
Rabu, 08 Agu 2012 11:09 WIB
Kriuk-kriuk Meriah Kerupuk Tersanjung, Mawar, dan Kasandra
Foto: Detikfood
Jakarta - Bagi masyarakat Indonesia, kerupuk adalah bagian penting saat menyantap makanan tradisional. Tanpa si garing, rasanya ada yang kurang. Ternyata ada banyak sekali jenis kerupuk pelengkap makan di negeri kita, mulai dari yang berbahan ikan dan udang sampai yang berwarna-warni.

Kerupuk terbuat dari tepung tapioka atau sagu yang dicampur dengan bahan asli seperti bawang, udang atau ikan, bahan perasa, terkadang juga menggunakan pewarna. Umumnya kerupuk mentah digoreng dengan minyak yang banyak, namun ada pula yang digoreng dengan pasir atau dipanggang dalam oven. Yuk lihat berbagai jenisnya!

1. Kerupuk yang terbuat dari hewan

Foto: istimewa
Kerupuk ini terbuat dari daging seafood atau bagian tubuh hewan, misalnya kulit sapi atau kerbau. Rasanya gurih. Contoh: kerupuk udang, ikan, mawar, kulit, rambak, dorokdok, kemplang.

2. Kerupuk beras

Foto: makanan-dan-minuman.tokobagus.com // haloindo.com
Beras dan beras ketan bisa dibuat menjadi kerupuk gendar/puli/karak dan rengginang. Sayangnya, kerupuk gendar sering menggunakan bleng agar kerupuknya terasa renyah dan beraroma khas.

3. Kerupuk warna-warni

Foto: istimewa
Kerupuk tersanjung, kasandra, mlarat, bawang, dan poleng terlihat menarik karena berwarna-warni. Hati-hati karena bisa saja pewarna yang digunakan tidak aman dikonsumsi. Kerupuk tersanjung dan bawang biasa disajikan bersama nasi goreng dan nasi uduk, sementara kerupuk mlarat biasanya digoreng dengan pasir.

4. Kerupuk yang terbuat dari kacang dan melinjo

Foto: istimewa
Kedelai, tempe, dan tahu ternyata juga dapat dibuat kerupuk. Selain dari kedelai, kerupuk juga bisa berbahan melinjo (emping) atau kacang tanah (rempeyek). Rasanya menjadi gurih dan renyah.

5. Kerupuk umbi

Foto: istimewa
Umbi-umbian seperti singkong, kentang, dan ubi mengandung tepung dan bisa dibuat menjadi kerupuk yang garing. Beberapa di antaranya adalah kerupuk singkong, kentang, ketela, opak, dan kerupuk poco-poco. Jika berukuran kecil dan diberi bumbu, kerupuk ini enak dijadikan camilan.

6. Kerupuk keriting

Foto: istimewa
Pasti Anda sering melihat kerupuk aci atau kerupuk kampung yang sering dijual di warung. Harganya murah karena terbuat dari sagu serta perasa dan pewarna makanan. Selain kerupuk aci, adapula kerupuk keong yang berbentuk spiral, kerupuk mie, serta kerupuk konde. Bentuknya keriting, warnanya putih, kuning, atau jingga.

7. Kerupuk panjang

Foto: istimewa
Kerupuk usus, gurilem, dan slondok berbentuk panjang dan dapat dijadikan snack. Bedanya terletak di bentuk. Kerupuk usus berbentuk silinder dengan lubang di tengahnya, sementara gurilem panjang dan ramping seperti ulat. Kerupuk slondok agak berbeda karena lebar dan panjang. Kerupuk slondok dan gurilem sering dijual dengan taburan bubuk cabai.
Halaman 2 dari 8
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads