Perusahaan Soda Bersaing Ciptakan Minuman Diet Sehat

Perusahaan Soda Bersaing Ciptakan Minuman Diet Sehat

- detikFood
Selasa, 31 Jul 2012 15:23 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Minuman soda sudah dikenal berefek buruk bagi kesehatan. Karenanya perusahaan minuman ringan dunia berlomba menciptakan minuman diet sehat. Kini Coke dan Pepsi sedang melakukan pengujian untuk menemukan bahan pemanis alami untuk soda.

Pemanis alami seperti stevia dapat menghilangkan kalori dari gula sehingga dianggap dapat mengurangi reputasi buruk pemanis. Namun, rasa manisnya dianggap kurang. Aftertaste dari stevia telah terbukti sulit untuk menyerupai rasa soda tradisional, sehingga pencarian tanaman lain dan sumber alami sedang giat dilakukan.

Sirup jagung tinggi fruktosa yang saat ini menjadi pemanis minuman soda banyak dikritik karena kandungan gula dan kalori yang tinggi. Sedangkan aspartam yang digunakan dalam soda diet memang tidak mengandung kalori, tetapi dianggap sebagai bahan kimia dan diyakini memicu penyakit seperti kanker.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut menjadi tantangan besar bagi perusahaan minuman soda tetap optimis. Al Carey, kepala unit minuman Amerika PepsiCo mengatakan kepada MSNBC, β€œsaya tidak dapat mengatakan kapan minuman tersebut ada di sini, tapi dalam waktu tak lama”.

Larangan minuman ringan yang diusulkan di New York telah membawa perhatian media secara signifikan untuk masalah tersebut. Perusahaan sedang mencari cara untuk memerangi potensi kerugian karena publikasi negatif.

Dr. Pepper Snapple Group, perusahaan pembuat soda terbesar ketiga di Amerika, menjadi berita hangat dalam jejak Coke dan Pepsi. Perusahaan tersebut mungkin lebih sukses karena rasa minuma soda mereka seperti Sunkist dan A&W RootBeer dapat menutupi rasa dari pemanis baru yang lebih baik dari cola tradisional.

Pada konferensi industri minuman pada awal tahun ini, Marty Ellen dari Dr. Pepper memperkirakan 'terobosan pemanis' yang akan hadir dalam beberapa tahun mendatang. Pengujian saat ini sedang berlangsung untuk produk baru Pepsi dan Coke.

(flo/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads