Cincau hitam tak kalah tenar dengan cincau hijau. Bedanya cincau hitam ini berasal dari tanaman Mesona palutris atau di Indonesia biasa disebut dengan daun janggelan. Bentuknya lonjong dengan ujung runcing. Banyak tumbuh di Asia kemudian menyebar ke India, Birma, Filipina, hingga Indonesia.
Meskipun memiliki tekstur yang lebih padat dan berwarna hitam, namun cincau ini sedikit transparan. Cara membuatnya pun tak jauh beda dengan jenis cincau lainnya. Diawali dengan merendam daunnya bersama air, kemudian daun diremas-remas atau dihancurkan, setelah itu disaring dan didiamkan beberapa jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandungan mineral dan seratnya yang tinggi membuat cincau cocok dijadikan salah satu menu selingan saat diet. Cincau hitam juga berkhasiat untuk mengatasi panas dalam, mual, diare, batuk, gangguan pencernaan, serta menurunkan tekanan darah tinggi.
Untuk mengatasi demam, daun cincau yang telah hancur bisa diseduh dengan air panas kemudian disaring dan diminum. Jika tak ingin membuatnya sendiri di rumah, banyak juga dijual di swalayan atau pasar tradisional. Biasanya dikemas dalam plastik bentuk kotak dengan harga yang terjangkau.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN