Ada yang menarik dalam pembicaraan antara seorang food writer dengan Chef restoran McDonaldβs. Lisa Abraham mendengar jika Chef Daniel Coudreaut, Senior Director of Culinary Innovation dari McDonaldβs USA berkomentar dengan suara datar, βSaya tidak melihat ada menu yang tidak sehat.β
Lisa Abraham sedang melakukan sesi wawancara mengenai menu-menu McDonaldβs dengan sang Chef. Saat itu, Coudreaut sedang membicarakan rencana perusahaannya untuk meluncurkan menu baru, banana nut oatmeal with fresh blueberry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian ia diberi pertanyaan soal rasa tanggung jawabnya terhadap menu-menunya yang memiliki peran terhadap angka obesitas di Amerika. Coudreautpun menjawab jika ia merasa lebih bertanggung jawab pada anak-anaknya sendiri. βSaya mengontrol setiap makanan yang masuk ke dalam mulut mereka.β
Coudreaut dan anak-anaknya juga makan menu-menu McDonaldβs sekitar satu kali seminggu. Ia menyatakan, McDonaldβs bukanlah satu-satunya restoran yang menyajikan makanan tinggi lemak. Baginya, ini hanya masalah pilihan karena McDonaldβs juga menyajikan makanan yang rendah lemak dan sehat. Akhirnya, kembali lagi pada selera konsumen.
McDonaldβs merupakan jaringan restoran terbesar yang gerainya sudah ada di berbagai belahan dunia. Menu-menunya dianggap sebagai makanan tak sehat, karena mengandung lemak yang tinggi. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka obesitas. Di Amerika sendiri, McDonaldβs diperkirakan dikonsumsi oleh sekitar 26 juta orang perharinya.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN