Pemerintah Haringey Batasi Jumlah Gerai Fast Food

Pemerintah Haringey Batasi Jumlah Gerai Fast Food

Flora Febrianindya - detikFood
Senin, 21 Mei 2012 15:30 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Makanan cepat saji sudah lama dinobatkan sebagai makanan tak sehat. Namun jumlah gerainya makin bertambah dan jumlah pembelinya meningkat. Sebuah wilayah di London mengambil langkah tegas, membatasi jumlah gerai fast food.

Pemerintah Haringey yang terletak di sebelah utara London, kini sedang mencoba untuk membatasi jumlah restoran cepat saji. Terlebih di wilayah yang mayoritas penduduknya adalah warga berekonomi lemah. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

Banyaknya jumlah gerai makanan cepat saji di suatu wilayah bisa meningkatkan kecenderungan masyarakatnya untuk membeli dan mengonsumsinya. Karena harganya yang murah dan rasanya yang lezat, makanan cepat saji seringkali jadi pilihan. Padahal makanan cepat saji mengandung garam dan gula yang tinggi dan tidak baik bagi kesehatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena keputusannya untuk mengurangi gerai makanan cepat saji, Haringey disebut sebagai wilayah pertama di Inggris yang tegas mengurangi jumlah gerai pizza, burger dan kebab. Merekapun memberikan standar baru bagi gerai makanan cepat saji. Lokasi gerainya harus berjarak minimal 400 meter dari sekolah, taman, dan juga tempat perkumpulan remaja.

Hal inipun disambut positif oleh National Obesity Forum, yang juga mengharapkan ada wilayah lain yang berani mengambil keputusan serupa. Dengan adanya pembatasan gerai makanan cepat saji ini, pemerintah diharapkan bisa memberikan pilihan makanan sehat yang terjangkau harganya bagi masyarakat.

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads