Yuk, Ajak si Kecil Masak Agar Lebih Percaya Diri!

Yuk, Ajak si Kecil Masak Agar Lebih Percaya Diri!

- detikFood
Minggu, 15 Apr 2012 11:11 WIB
Foto:thesnohomishtimes.com
Jakarta - Masak bareng si kecil perlu kesabaran dan perhatian ekstra. Memang sedikit merepotkan dan menghabiskan waktu lebih lama, namun ternyata efeknya sangat positif. Anak bisa jadi lebih percaya diri dan berani. Apa penyebabnya ya?

Memasak dengan anak seringkali membuat para ibu jadi jengkel. Bagaimana tidak, tepung berhamburan, bahan makanan banyak yang terjatuh di lantai, serta si kecil tidak melakukan tugasnya dengan benar. Akhirnya, waktu masak jadi lebih lama, dan perlu tenaga ekstra untuk membersihkan dapur yang kotor dan berantakan.

Karenanya, ibu-ibu sering menghindari jika anaknya masuk ke dapur, dengan alasan tak praktis dan merepotkan. Padahal, memasak bersama mampu membuatnya jadi percaya diri, serta meningkatkan keberanian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bercengkerama dengan tepung, telur, sayuran, buah, dan bahan masakan lainnya mampu menanamkan rasa tanggung jawab pada anak. Berilah contoh cara menguleni tepung, sambil dijelaskan secara sabar dan pelan-pelan. Biarkan ia melakukannya sendiri. jika masih salah, besarkan hatinya, dan katakan bahwa kesalahan tersebut wajar saja. Kemudian contohkan kembali dengan penjelasan yang mudah dimengerti.

Saat memasak menu makan siang, berikan tugas pada anak. Misalkan, menambahkan sejumput garam pada masakan. Saat makan bersama-sama, beri pujian, seperti β€œsayurnya jadi lezat karena tadi kakak tambahkan garam. Pintar sekali”. Dengan begitu, anak akan merasa bantuannya berarti karena membuat masakannya enak.

Seru juga membuat aneka cookies bersama-sama. Beri kebebasan anak memilih sendiri bentuk cetakan yang dipakai. Contohkan cara pembuatannya, dan biarkan si kecil asyik membentuk adonan. Puji hasil karyanya, misalnya β€œwah, cookiesnya cantik sekali, kakak hebat!”.

Kalimat pujian yang sepertinya sederhana mampu menumbuhkan rasa percaya dirinya. Dengan begitu, ia akan merasa bantuannya sangat berarti, dan hasil karyanya bagus. Hindari mengucapkan teguran tajam atau malah omelan saat ia ceroboh. Hal ini malah membuatnya takut dan serba salah. Bisa-bisa, anak jadi kapok masuk dapur karena takut diomeli.

Dengan suasana dapur yang seru dan hangat, anak akan lebih berani dan tak malu-malu lagi. Tentunya, perlu ada kerjasama antara ayah dan bundanya agar misi ini berhasil. Yuk ajak si kecil masak bareng di dapur, siapa tahu ia malah ketagihan!

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads