Dua Rekor Dunia Dipecahkan Pada Pesta Pancake Day

Dua Rekor Dunia Dipecahkan Pada Pesta Pancake Day

- detikFood
Kamis, 23 Feb 2012 13:25 WIB
Foto: PA // abc.net.au
Jakarta - Seharian makan pancake? Ya, inilah Pancake Day. Serunya, hari terakhir menjelang rangkaian pra Paskah ini biasanya dirayakan dengan berbagai festival. Pancake Day kali ini dimeriahkan dengan pemecahan rekor pancake di 2 negara berbeda.

Pancake Day punya berbagai sebutan, namun umumnya dikenal dengan nama Pancake Tuesday, Shrove Tuesday, Fat Tuesday, dan Mardi Gras. Pancake Day dirayakan di negara-negara berbahasa Inggris, seperti Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan Amerika Serikat. Namun, Jerman dan Filipina juga memperingatinya.

Pancake Day jatuh setiap hari Selasa, sebelum Rabu Abu. Tahun ini, Pancake Day jatuh pada tanggal 21 Februari 2012. Pada Rabu Abu, makanan yang dianggap mewah seperti susu, mentega, dan telur dihindari oleh penganut agama Kristen. Makanya, di hari sebelumnya mereka menyantap pancake, yang terbuat dari bahan-bahan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyambut hari spesial ini, ada dua rekor dunia bertema pancake yang telah dipecahkan. Pertama, rekor menumpuk pancake tertinggi yang diraih oleh chef asal Australia bernama Andy Wrobel. Ia berhasil menyusun 60 buah pancake hingga setinggi 76 cm.

Bertempat di Pancake Parlour Melbourne, Australia, Chef Andy mengalahkan rekor sebelumnya (74 cm) yang ditetapkan di Kroasia tahun 2008. β€œTahun lalu, saya mencoba memecahkan rekor dan berhasil menumpuk pancake setinggi 61 cm. Saya berusaha lagi tahun ini dan akhirnya sukses,” ujar Chef Andy.

Untuk mempersiapkan diri, ia telah bekerja keras. Chef Andy mengaku telah menghabiskan 50 jam untuk latihan, ditambah dengan seperempat ton adonan buckwheat. Namun, tak heran jika ia berhasil meraih gelar tersebut. Chef Andy telah bekerja selama 25 tahun di Pancake Parlour dan sudah membuat sekitar 100 ribu pancake setiap tahun.

Rekor selanjutnya dipecahkan oleh staf dan mahasiswa Sheffield University, Inggris. Dengan bantuan warga setempat, mereka berhasil melipatgandakan angka pemecah rekor sebelumnya, yaitu dari 405 pancake di Belanda pada tahun 2008 menjadi 890 pancake.

Untuk dapat mencatatkan nama di buku rekor dunia, ada ketentuan ketat yang harus dipatuhi. Misalnya, ukuran dan berat wajan dadar dan pancake yang digunakan. Wajan dadar yang telah digunakan dapat disimpan atau disumbangkan ke St. Vincent's Furniture Store. Total donasi wajan dadar berjumlah 750 buah.

Para partisipan diberikan masing-masing satu pancake untuk dilempar-lempar dan dibolak-balikkan di atas wajan dadar selama 30 detik. Jumlah peserta awalnya ada 933, namun sebanyak 43 orang gagal karena menjatuhkan pancake. Acara yang dijuluki 'The Big Flip' ini dilakukan untuk penggalangan dana bagi Asperger's Children and Carers Together, Project Buzz, dan Paces Sheffield.



(Odi/Odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads