Promosikan Produk Halal, LPPOM MUI Berpartisipasi dalam Halal Expo Japan 2016 di Tokyo

Lusiana Mustinda - detikFood Rabu, 23 Nov 2016 16:17 WIB
Foto: LPPOM MUI Foto: LPPOM MUI
Jakarta - Jepang semakin terbuka untuk produk halal. Selama dua hari, Halal Expo Japan 2016 juga adakan seminar, Indonesia jadi salah satu partisipan.

Halal Expo Japan berlangsung di Tokyo mulai tanggal 22-23 November 2016. Ada sekitar 100 partisipan, salah satunya adalah LPPOM MUI yang mengisi seminar berjudul "Peluang Industri Halal di Indonesia".

Menurut Takashi, penyelenggaraan seminar tentang potensi halal di Indonesia didasarkan pada tingginya minat pelaku usaha di Jepang yang tertarik ingin mengajikan sertifikasi halal di Indonesia.

"Oleh karena itu, kehadiran LPPOM MUI dalam acara ini diharapkan dapat menjawab keingintahuan kami tentang produk halal," ungkap Takashi dalam siaran pers yang disampaikan ke detikFood (23/11).

Promosikan Produk Halal, LPPOM MUI Berpartisipasi dalam Halal Expo Japan 2016 di TokyoFoto: LPPOM MUI
Sebagai negara yang banyak melakukan investasi di berbagai negara, Retno Supeni M.Phil., dari Kedutaan RI di Jepang mengatakan bahwa investasi Jepang di Indonesia selama ini cukup besar mencapai US$ 12.104 miliar hingga akhir 2014, menempati peringkat kedua setelah Singapura.

Sementara itu, investasi bidang makanan dan minuman di Indonesia masih relatif kecil, hanya sebesar US$ 444 juta pada periode yang sama.

"Ini menjadi peluang yang sangat besar bagi pengusaha Jepang untuk berinvestasi lebih besar lagi di Indonesia," jelas Retno.

Namun, mengingat konsumen terbesar Indonesia adalah muslim, maka menurut Lukmanul Hakim, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama (LPPOM MUI) kehalalan produk yang masuk ke Indonesia jadi sebuah keharusan. Apalagi setelah UU Jaminan Produk Halal diberlakukan, maka seluruh produk yang beredar di Indonesia harus bersertifikat halal.

Dalam kesempatan tersebut, Lukmanul Hakim juga menjelaskan mengenai landasan sertifikasi halal, proses penentuan halal, hingga penempelan logo halal yang kebijakannya ditangani oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Promosikan Produk Halal, LPPOM MUI Berpartisipasi dalam Halal Expo Japan 2016 di TokyoFoto: LPPOM MUI
Pada Halal Expo Japan 2016, LPPOM MUI bekerjasama dengan Yano Research juga membuka stand konsultasi dan informasi halal yang diminati oleh para pengunjung. Salah satunya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang baby care yang akan segera mengajukan sertifikasi halal ke LPPOM MUI.

Selain itu, bekerjasama dengan LPPOM MUI, Jepang juga akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade pada tahun 2020 mendatang.

"Hal ini kami lakukan karena kami ingin agar para pemeluk agama Islam yang akan hadir di Olimpiade Jepang dapat menikmati makanan halal sesuai keyakinan Islam," kata Tadayoshi Sueguchi, Director Food and Beverage Planning Section Tokyo Organizing Committee of Olympic.

Dalam pertemuan khusus dengna Direktur LPPOM MUI, Dr. Lukmanul Hakim, M.Si., di Tokyo (22/11), Tadayoshi mengungkapkan bahwa pihaknya ingin sekali mendapat masukan dari MUI terkait penyiapan makanan dan minuman untuk para atlet di Olimpiade.

Untuk keperluan tersebut, pihaknya mengharapkan agar MUI dapat berperan sebagai salah satu advisor dan akan ada pertemuan tindak lanjut untuk membahas hal tersebut.

Sementara itu, Lukmanul Hakim menyatakan bahwa bagi umat Islam, mengkonsumsi yang halal menjadi suatu keharusan, sehingga tersedianya makanan halal bagi mereka juga tak bisa diabaikan.

Promosikan Produk Halal, LPPOM MUI Berpartisipasi dalam Halal Expo Japan 2016 di TokyoFoto: LPPOM MUI
"Ada beberapa standard dan kriteria yang harus dipenuhi agar makanan dan minuman dapat disebut halal. MUI yang sudah menangani halal lebih dari 27 tahun siap mendukung ketersediaan makanan halal di Jepang, karena makin banyak orang Indonesia yang berwisata ke Jepang, terlebih lagi dengan akan adanya Olimpiade pada 2020 yang akan datang," jelas Lukmanul Hakim.

Dalam kesempatan tersebut, atas nama MUI, Lukmanul Hakim memberikan apresiasi kepada pemerintah Jepang yang berusaha memberikan pelayanan kepada konsumen muslim, baik dari Indonesia maupun negara-negara lain. (lus/odi)
Load Komentar ...