Supermarket Halal di Prancis Ini Didesak Jual Alkohol dan Daging Babi

Maya Safira - detikFood Jumat, 05 Agu 2016 17:59 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Otoritas lokal di Prancis mendesak supermarket halal untuk mulai menjual alkohol dan daging babi. Jika tidak, supermarket terancam tutup.

Mini market diskon Good Price di Colombes, pinggiran kota Paris disebut oleh otoritas perumahan lokal tempatnya menyewa properti, tidak mengikuti kondisi yang ditetapkan dalam penyewaan. Pada syarat penyewaan, toko harus bertindak sebagai "toko makanan umum", lapor The Telegraph (04/08).

Pihak otoritas mengatakan bahwa semua anggota komunitas lokal tidak dilayani dengan baik jika tak tersedia alkohol dan produk babi di gerai Good Price tersebut. Good Price dijalankan sebagai sebuah waralaba yang tahun lalu menggantikan supermarket kecil biasa.

"Walikota Colombes, Nicole Goueta, langsung pergi ke sana dan meminta pemilik untuk melakukan diversifikasi produk dengan menambahkan alkohol dan daging non-halal," ujar kepala staf walikota, Jerome Besnard kepada The Telegraph (04/08).

Ia mengatakan penduduk setempat, terutama warga yang sudah berumur, mengeluh mereka tidak bisa lagi mendapat berbagai jenis produk di Good Price, seperti supermarket sebelumnya. Sekarang mereka perlu menempuh perjalanan untuk berbelanja.

"Kami ingin pembauran masyarakat. Kami tidak ingin ada daerah yang hanya muslim atau area dimana tidak ada muslim," lanjut Besnard yang menambahkan reaksi masyarakat akan sama jika toko kosher buka di tempat itu.

Otoritas perumahan Colombes berpendapat bahwa toko melanggar prinsip-prinsip republik Prancis. Dimana mengutamakan kelompok tertentu dalam masyarakat dibanding melayani seluruh kalangan.

Mereka pun telah mengambil tindakan hukum untuk mengakhiri penyewaan yang seharusnya dapat berjalan sampai 2019. Kasus dibawa ke pengadilan pada bulan Oktober.

Soulemane Yalcin yang menjalankan toko di bawah waralaba, mengatakan ia hanya sekedar melayani kebutuhan permintaan pelanggannya di area perumahan publik yang besar.

"Ini bisnis. Saya melihat sekitar saya dan saya menargetkan pada apa yang saya lihat. Penyewaan menyebut 'toko makanan umum dan aktifitas terkait', tapi itu semua tergantung bagaimana Anda menfasirkan 'aktifitas terkait'," ungkapnya pada surat kabar Le Parisien.

Yalcin pun menyewa pengacara untuk melawan otoritas perumahan yang berusaha menutup tokonya. (lus/odi)
d'Mentor
×
Trik Dapur Ngebul Hendy Setiono
Trik 'Dapur' Ngebul Hendy Setiono Selengkapnya