Es Krim Halal Ini Diracik Memakai Bahan Air Zamzam

Es Krim Halal Ini Diracik Memakai Bahan Air Zamzam

Maya Safira - detikFood
Kamis, 12 Mei 2016 17:31 WIB
Foto: iStock/Aiskrim Kifayah
Jakarta - Seorang pebisnis dari Kuantan, Malaysia membuat inovasi es krim tak biasa. Ia mengklaim produk es krim buatannya halal dan memakai air Zamzam.

Mohd Hisham Zamri, membuat kreasi Aiskrim Minda Genius 30+ dengan air dari sumur Zamzam di Mekkah. Pria yang memulainya dengan label Aiskrim Kifayah berharap produknya akan populer dikalangan muslim Malaysia.

Dilansir dari The Malay Mail Online (01/05), Mohd Hisram menggembar-gemborkan bahwa kreasi manis buatannya merupakan produk "halal". Sebab dibuat memakai bahan yang berdasarkan "sunnah" yang mana berarti sesuai dengan tradisi dari Nabi Muhammad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Produksi es krim mengandung makanan sunnah seperti almond, kurma, buah tin, air Zamzam, kismis dan saffron, memberinya sebuah rasa berbeda," ungkapnya menjelaskan campuran Aiskrim Minda Genius 30+ seperti dikutip harian lokal Malaysia, Sinar Harian.



Mohd Hisham yang dikenal sebagai Sifu Sham, mengatakan ia terinspirasi memulai bisnis setelah menyadari bahwa tidak ada umat Islam yang memproduksi es krim terjamin halal atau diperbolehkan dalam Islam.

"Waktu itu saya menyadari semakin banyak pedagang dari Kamboja datang ke negara kita (Malaysia) untuk memulai bisnis es krim, dan apakah itu buatan sendiri atau sebaliknya, saya menemukan bahwa keuntungan hariannya cukup lumayan. Karena itu saya memupuk keyakinan dan rasa percaya diri melakukan hal yang sama seperti pebisnis Kamboja tersebut dengan melakukan sedikit inovasi dan perbaikan," tambah ayah dari lima anak ini.

Mohd Hisham mengatakan ia melakukan perjalanan ke Thailand dan Kamboja untuk mempelajari cara membuat es krim. Sebelum akhirnya memulai perusahaan Kifayah Global Resources dengan modal RM600 (Rp 1,9 juta) untuk membeli peralatan, lapor Sinar Harian.



Ia mengawali bisnis secara kecil-kecilan dengan produksi es krim rasa klasik. Seperti vanilla, cokelat dan strawberry. Kini produknya sudah dijual secara nasional dengan rasa lebih beragam.

Pria yang dulunya seorang teknisi ini juga menawarkan kursus pelatihan satu hari untuk pengusaha pemula terkait cara menjalankan bisnis es krim. Bersama dengan informasi bagaimana memproduksi dan memasarkannya.

Perusahaannya juga menyediakan mesin es krim, freezer hingga bahan mentah yang diperlukan untuk pembuatan. Pada Sinar Harian ia menyampaikan bahwa saat ini sedang melakukan pembicaraan dengan Universiti Pahang Malaysia guna menemukan cara untuk berinovasi dengan mesin pembuat es krim. (msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads