Laporan dari Kuala Lumpur

Jumlah Industri Produk Halal Malaysia Naik Dua Kali Lipat

Lusiana Mustinda - detikFood Sabtu, 02 Apr 2016 10:46 WIB
Foto: detikFood/Thinkstock Foto: detikFood/Thinkstock
Jakarta - Malaysia t​ak hanya terkenal dengan JAKIM-nya, kini Malaysia ​lebih percaya diri mengembangkan industri produk halal. Karenanya jumlahnya meningkat pesat.​

Total investasi dalam industri halal telah berkembang dari RM 4,1 Miliar di tahun 2012 menjadi RM 10,6 Miliar di tahun 2015. Sementara itu, perusahaan bersertifikat halal jumlahnya sudah meningkat dua kali lipat. Ada sekitar 2336 perusahaan di tahun 2011 dan sekitar 5.726 perusahaan di tahun 2015.

Selain itu, semakin banyak perusahaan di Malaysia yang mulai mengekspor produk halalnya ke luar negeri. Ekspor halal Malaysia pada tahun 2015 sekitar RM 39 Miliar, jumlah ini merupakan peningkatan yang sangat besar dari RM 24 miliar pada tahun 2011.



"Pasar ekspor produk halal kami meliputi China, Singapura, Indonesia, Jepang dan Thailand," tutur Datuk Dzulkifli Mahmud, CEO dari Malaysia External Trade Development Corp (MATRADE) dalam konferensi pers (01/04) di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC) .

Selain produk, Dzulkifli juga mengatakan bahwa sektor jasa juga memiliki masa depan yang baik. "Industri keuangan syariah global telah berkembang pesat selama satu dekade terakhir dan tumbuh sekitar 12 persen per tahun."



Tahun lalu Malaysia juga mempromosikan Islamic Banking Finance di Kazakhstan. Keahlian keuangan Islam Malaysia membuat negara ini sering terlibat dalam berbagai lembaga Internasional yang bertugas untuk memetakan masa depan keuangan syariah .

"Perbankan syariah ini tidak hanya diperuntukkan bagi muslim saja melainkan non muslim juga mendapat keuntungan dengan sistem keuangan Islami," pungkas Dzulkifli.

(adr/odi)