​Laporan dari Kuala Lumpur

Wisatawan Muslim Meningkat, Produk Makanan Halal Makin Mudah Didapat di Korea Selatan

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 01 Apr 2016 10:50 WIB
Foto: Getty Images/Detikfood Foto: Getty Images/Detikfood
Jakarta - Pasar halal kini dianggap semakin menguntungkan oleh Korea​ Selatan.​ ​Jumlah turis muslim ke Kor​sel​ ​makin meningkat. Karenanya produk makanan halal dan wisata halal makin berkembang. ​

Salah satu sesi Trade Talk Experience Halal dalam World Halal Week (WHW) 2016 ini ​membahas ​ tentang wisata halal di Korea dengan mengusung tema "Jeju-Gateway to Korean Halal Market".

Menurut data, warga muslim di Korea jumlahnya ada sekitar 170.000. "Pengunjung muslim pada tahun 2014 ada sekitar 750.000. Jika dihitung dari total 15 juta yang berasal dari luar negeri ini berarti ada sekitar 5 persen," tutur Ho Zen One dalam Trade Talk MIHAS 2016 (31/03).



Dalam presentasinya, Ho Zen One menjelaskan bahwa 12 persen dari pengunjung muslim ke Korea banyak yang datang ke pulau Jeju. Sedangkan 62,5 persen dari pengunjung muslim ini berasal dari Asia Tenggara.

Banyak muslim di Korea membeli aneka makanan halal impor di toko dekat ​m​asjid ataupun di toko halal yang berada dekat dengan tempat tinggalnya. "Jika dilihat, pembelian makanan ini lebih banyak pada roti atau makanan sebanyak (75,6 persen), teh atau minuman sebanyak (69,5 persen), susu atau yoghurt (63,4 persen), sayuran atau buah (61 persen)," jelas One.

Ada 11 restoran halal di Korea, akan tetapi 5 restorannya ada di Itaewon dan sekitar 114 restoran yang halal friendly. Selain itu di bandara Incheon juga dapat menemukan beragam penjual makanan halal yang ada di sudut-sudut bandara. Jika berkunjung ke pulau Jeju​, juga ada​ restoran India halal bernama 'Bagdad'.



"Sertifikasi halal untuk Korea Food Restaurant masih sulit, karena daging halal yang ada di sini masih berkualitas rendah. Selain itu, saus yang digunakan juga belum tersedia karena saus dibuat dengan proses fermentasi," jelas One.

Bisnis halal di Korea semakin terbuka lebar. Perusahaan dengan produk bersertifikat halal mayoritas adalah makanan cepat saji, kopi dan juga ramen. Korea juga memiliki 10 perusahaan makanan yang bersertifikat JAKIM, 26 jenis produk dari 6 perusahaan mendapatkan sertifikat halal dari Uni Emirat Arab (UAE) pada akhir 2015. Dan pada tahun 2016, KMF (Korea Muslim Federation) Halal sudah mendapatkan pengakuan dari (Jabatan Kemajuan Islam Malaysia) JAKIM.

"Total perusahaan Korea yang memiliki sertifikat halal per akhir tahun 2015 ada 167 perusahaan dengan 501 produk yang meliputi makanan, minuman, pewarna pakaian hingga aksesoris," pungkas One.



Dengan adanya kemajuan wisata halal ini, Korea Selatan akan menjadikan pulau Jeju sebagai pintu gerbang untuk daerah Korea yang ramah muslim, bersih dan aman. Pulau Jeju juga pernah mendapatkan penghargaan dari UNESCO seperti Biosphere reserve (2002), World Natural Heritage (2007) dan Global Geoparks Network (2010).

E-Land Jeju Theme Park akan menjadi arena wisata terbesar bertema pulau Jeju dan akan selesai dibangun pada tahun 2022 mendatang. Selain itu, Anda juga dapat berkunjung ke pantai Woljeong, pantai Hamdeok, Jusangjeolli hingga beragam wisata lainnya dengan udara yang bersih dan bunga-bunga yang selalu mekar dengan cantik di sini.

(msa/odi)