Komunitas muslim semakin kritis dan meminta jaminan terbaik akan kehalalan sekaligus mutu produk yang dikonsumsi. Pandangan konsumen terhadap halal tak sebatas pertimbangan karena faktor agama. Halal juga sudah dianggap sebagai simbol kualitas dan pilihan gaya hidup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan yang diikuti 41 peserta itu dihadiri Ketua Umum MUI Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.SI. Ia menuturkan bahwa konsumsi makanan halal merupakan kewajiban dari agama.
"Agama mewajibkan untuk mengonsumsi makanan yang halal, maka kita harus bisa menjamin makanan yang kita konsumsi. Kalau tidak makan makanan yang halal, maka doanya tidak terkabul," ungkap Ahmad Darodji yang sudah dua kali terpilih sebagai ketua Umum MUI Jawa Tengah, seperti dilansir dari halalmui.org (22/03).
Ia juga membahas mengenai wisata syariah. Menurutnya, wisata syariah sudah menjadi tuntutan pasar internasional. Sehingga destinasi dan sajian yang ditawarkan harus sesuai syariah.
Dalam laporan halalmui.org (22/03) diungkapkan bahwa negara yang lebih kecil dari Indonesia, seperti Malaysia, sudah mampu membuat festival Halal Foods di salah satu wilayah China. Seharusnya Indonesia yang memiliki banyak penganut Islam bisa berada di garda depan untuk hal-hal terkait kehalalan produk.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN