Taiwan Mulai Serius Kembangkan Wisata Halal

Maya Safira - detikFood Jumat, 26 Feb 2016 09:13 WIB
Foto: Saudi Gazette/Thinkstock Foto: Saudi Gazette/Thinkstock
Jakarta - Bagi kebanyakan muslim, berwisata ke Taiwan cukup sulit karena jarang ada makanan halal. Namun kini Taiwan termasuk salah satu negara yang mulai fokus pada wisata halal beberapa tahun ini.

Dilansir dari Saudi Gazette (20/02), pemerintah Taiwan kini mendukung wisata halal sebagai cara meningkatkan sektor pariwisatanya. Ini bisa menarik wisatawan dari negara mayoritas muslim.



Beberapa restoran sekarang telah menyajikan makanan halal. Begitu juga keberadaan sejumlah hotel muslim friendly.

Contohnya saja hotel Palais de Chine di Taipei yang punya restoran bersertifikat halal. Petunjuk arah kiblat dan sejadah pun tersedia di kamar hotel.

Sementara itu, turis muslim bisa mendapat informasi tempat makan halal baik dari Chinese Muslim Association atau info di internet. Ada beberapa restoran internasional yang menyediakan makanan halal di Taipei. Antara lain restoran Taj Indian, Tajin Moroccan Cuisine, Toko Sakura, Yunus Halal Restaurant, Chungkuo Beef Restaurant dan Zhang-Jia Beef Noodles.

Baru-baru ini, dua pelajar Indonesia ikut mengembangkan pencarian produk dan layanan halal di Taiwan. Mereka membuat aplikasi Android "Taiwan Halal" untuk memudahkan muslim.

Untuk shalat, wisatawan muslim tak hanya menemukan tempat ibadah di bandara internasional. Tapi restoran halal di Taipei juga menyediakannya.



Di Taiwan terdapat setidaknya 6 masjid. Taipei Grand Mosque jadi yang terbesar sekaligus tertua di sana. Biasanya setelah shalat Jumat ada dijual makanan dan daging halal.

Adapun diantara 23 juta populasi Taiwan terdapat sekitar 60.000 muslim. Kebanyakan berasal dari kelompok etnis Hui.

(msa/odi)