Rayani Air jadi maskapai pertama di Malaysia yang sepenuhnya mengusung aturan Islam. Penerbangan perdana yang membawa 150 penumpang sudah dimulai pada Minggu (20/12). Tujuannya dari bandara Kuala Lumpur (KLIA2) ke Langkawi yang menjadi daerah basis maskapai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memiliki kebijakan 'no-alcohol', dan kami menyediakan makanan sekaligus minuman halal," ujar Jaafar seperti dilansir dari The Malay Mail Online (19/12).
Sementara itu, pramugari Muslim dalam maskapai semuanya mengenakan hijab. Sedangkan bagi non-Muslim tetap mengenakan pakaian yang santun.
"Kami juga ada pembacaan doa sebelum keberangkatan tiap pesawat," tambah Jaafar dalam konferensi pers.
Jaafar juga menyampaikan Rayani Air akan terbang ke Langkawi, Kuala Lumpur, Kota Bharu, Kuching dan Kota Kinabalu. Kini mereka beroperasi dengan dua pesawat Boeing 737. Rayani Air berharap kedepannya bisa menawarkan perjalanan ke Mekkah untuk Umrah dan Haji dengan jenis pesawat lainnya.
Saat ini, maskapai penerbangan syariah memang menjadi tren baru. Sebab permintaan akan transportasi ini kian meningkat. Rayani Air menjadi penerbangan keempat di dunia yang berbasis syariah. Setelah Royal Brunei Airlines, Saudi Arabian Airlines dan Iran Air.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN