Dilaporkan UCLA Newsroom (16/09), universitas terkenal ini berusaha memenuhi kebutuhan pelajarnya akan makanan yang sesuai aturan agama. Sehingga UCLA telah menawarkan rancangan menu tambahan bagi siswa dengan konsumsi halal dan kosher.
Rancangan menu baru tersedia sebagai pilihan tambahan dari menu makanan standar untuk mahasiswa sarjana yang tinggal di kampus. Ini meliputi makan siang dan makan malam pra-paket yang sesuai aturan Muslim ataupun Yahudi. Makanan disiapkan oleh vendor lokal di luar kampus
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Janina Montero, wakil kanselir kemahasiswaan UCLA, upaya menyediakan menu halal dan kosher digagas oleh mahasiswa Muslim dan Yahudi.
"Mahasiswa kami mendekati pihak administrasi dengan satu suara meminta pengembangan pilihan halal dan kosher. UCLA adalah kampus yang beraneka ragam, dan dengan itu bisa jadi kesempatan meningkatkan layanan kami. Kami sangat senang karena warga kami yang makan kosher atau halal bisa punya lebih banyak pilihan," ujar Janina kepada UCLA Newsroom.
Charles Wilcots dari administrasi layanan makanan menyebut jika nantinya ada cukup minat terhadap makanan halal dan kosher baru, mereka akan eksplorasi perluasan program. Sehingga seluruh komunitas UCLA dan pengunjung kampus bisa menikmati makanan tersebut.
"Kami memulai dari langkah kecil karena kami ingin melihat bagaimana ini bekerja dan memulainya dari sana," tutur Charles.
Pelajar pun memuji program perluasan menu. Fatimah Habib dari jurusan Bahasa Inggris, menyebut ia selama ini berjuang menemukan sumber daging halal yang mudah didapat sejak masuk UCLA.
"Sekarang ada rancangan menu yang termasuk makan halal, saya bisa memperluas pilihan makanan. Dengan pilihan ini saya merasa lebih terlibat ke dalam kampus. Saya sangat senang dengan ini," tambah Fatimah.
Sebelum pengadaan menu baru, tahun ini UCLA Dining Services telah melakukan survei pada 200 pelajar yang mengonsumsi makanan halal ataupun kosher.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN