Korea Selatan Ingin Jalin Kerjasama dengan Malaysia Dalam Produksi Makanan Halal

Maya Safira - detikFood Rabu, 19 Agu 2015 18:37 WIB
Ilustrasi: Getty Images Ilustrasi: Getty Images
Jakarta - Korea Selatan berkehendak menjalin kerjasama dengan Malaysia terkait dengan pengembangan halal. Sebab negara ini ingin memproduksi lebih banyak makanan halal untuk perluasan pasar muslim.

Dari laporan Bernama (14/08), Korea berharap bisa bekerja sama dengan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) dalam usaha memproduksi lebih banyak makanan halal.

Cho Byungjae selaku Duta Besar Korea Selatan untuk Malaysia, mengatakan Malaysia sebagai pusat global industri makanan halal merupakan landasan ideal untuk menyebarkan visi mereka dalam perluasan pasar makanan halal.

Ia menyebut Korea telah memproyeksikan potensi pertumbuhan pesat dalam industri halal. Pada tahun 2012 pasar halal global mencapai US$1.088 triliun dan diprediksi akan meningkat lebih tinggi di masa depan.

"Kami percaya Korea dan Malaysia dapat menjadi kemitraan yang sangat baik dalam industri halal. Dengan kemampuan manufaktur Korea dan kemajuan Malaysia di sektor ini, jika kita bisa menggabungkan kedua faktor, saya pikir kita memiliki potensi sangat besar untuk ekspansi lebih lanjut," ucap Cho saat acara pembukaan K-Food Fair 2015, seperti dilansir dari New Straits Times (14/08).

Cho mengatakan ekspor produk makanan Korea Selatan ke Malaysia mencapai angka US$100 juta tahun lalu.

Adapun K-Food Fair 2015 merupakan festival makanan Korea yang menampilkan hidangan khusus bagi komunitas halal. Diselenggarakan oleh Korea Agro-Fisheries and Food Corporation, K-Food Fair 2015 memiliki lebih dari 10 peserta pameran.

Bibimbap, Bulgogi dan Kimchi termasuk hidangan yang disajikan pada pameran dari 14-16 Agustus di Mid Valley Exhibition Centre, Kuala Lumpur itu.

Malaysia sendiri menjadi negara pertama yang mempromosikan K-Food Fair yang kini telah diperluas ke negara lainnya tahun ini. Termasuk China, Vietnam, Indonesia dan Dubai.

(msa/odi)
Load Komentar ...