Norwegia Peringatkan Perusahaan Terhadap Penggunaan Label Halal yang Tidak Sesuai

Norwegia Peringatkan Perusahaan Terhadap Penggunaan Label Halal yang Tidak Sesuai

- detikFood
Selasa, 03 Mar 2015 18:30 WIB
Ilustrasi: Getty Images
Jakarta - Norwegian Food Safety Authority (FSA) mengatakan bahwa beberapa perusahaan berisiko kehilangan kredbilitas mereka. Setelah dilakukan audit tahunan, sebanyak 12 dari 40 bisnis membohongi publik dengan memberi label halal pada produknya.

Ada perusahaan yang menyalahgunakan label halal pada produk yang sebenarnya tidak halal. FSA meminta perusahaan berkomitmen terhadap pelabelan itu. Hanya bahan mentah yang halal bisa diberi label, diperkenalkan dan diiklankan sebagai halal, tambah FSA.

Kepala bagian foreign substance, K.N. Stakset-Gundersen mengatakan bahwa mereka mempunyai ekspektasi jelas pada perusahaan-perusahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka harus melakukan pelabelan dengan serius sebab ini merupakan hal penting dan seluruh konsumen mempunyai hak untuk tahu apa yang dibelinya," tutur Stakset-Gundersen, seperti dilansir dari Food Navigator (02/03/2015).

Randi Edvadsen dari FSA menambahkan apabila konsumen "ditipu" maka bisnis akan berisiko kehilangan kredibilitasnya. Ia juga mengatakan bahwa pebisnis kehilangan rasa percaya diri dengan menipu konsumen melalui label yang tidak sesuai.

Menurut Stakset-Gundersen, FSA akan menindaklanjuti dengan pengawasan lebih untuk memeriksa label tepat dari produk makanan.

Sebelumnya FSA telah melakukan inspeksi di daerah Oslo, termasuk Drammen, Trondheim, Stavanger dan Ofiten. Pengawasan termasuk inspeksi di tempat penjagalan, manufaktur, pengimpor, toko dan tempat yang menjual daging dan produk olahannya berlabel halal.

(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads