Romeo Mentenegro, direktur promosi investasi dan masalah umum di Mindanao Development Authority (Minda), mengatakan ada sejumlah lembaga sertifikasi di Filipina. Namun hanya sedikit yang mendapat pengakuan pasar halal terkemuka seperti Timur Tengah dan Malaysia.
"Karena jika kita memiliki sertifikasi halal yang dilakukan di sini atau produknya disertifikasi oleh lembaga di Filipina tetapi tidak mendapat akreditasi pasar lebih besar, maka produk kita tidak akan diserap oleh pasar-pasar tersebut," tutur Romeo seperti dilansir dari Halal Focus (21/02/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Romeo, jika lembaga sertifikasi dalam negeri mendapat akreditasi, produk halal dari Filipina bisa memperluas jangkauan penjualannya.
"Dari umpan balik yang diberikan perniagaan dan pertanian kita di negara-negara tersebut, ini menjadi salah satu kesempatan yang masih belum mampu kita manfaatkan sepenuhnya, dimana dapat menembus pasar tersebut terutama produk Mindanao yang bersertifikat halal dan sertifikasinya terakreditasi oleh negara-negara tersebut," tambah Romeo.
Dalam mengembangkan industri halal Filipina, Romeo menyebut akan ada kolaborasi antar lembaga untuk memperkuat dan membantu lembaga-lembaga sertifikasi. Sekaligus mencari cara agar lebih meningkatkan kapasitas lembaga sertifikasi.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN