Diprotes karena Tak Sediakan Tisu Basah Beralkohol, KFC Halal di Inggris Minta Maaf

Diprotes karena Tak Sediakan Tisu Basah Beralkohol, KFC Halal di Inggris Minta Maaf

- detikFood
Rabu, 01 Okt 2014 14:26 WIB
Foto: Getty Images
Leicester -

Graham Noakes bersumpah tak akan ke KFC lagi. Ia merasa begitu kecewa karena sebuah cabang restoran cepat saji ini di Inggris tak bisa memberikan tisu basah. Alasannya, tisu basah mengandung alkohol yang dilarang dalam Islam.

Tisu basah adalah kain atau kertas yang dibasahi air atau isopropyl alcohol dan biasanya digunakan untuk membersihkan tangan usai bersantap. Di Inggris, KFC menyediakannya untuk menghilangkan jejak minyak di tangan setelah memakan ayam goreng.

Namun, ada yang berbeda di KFC St. George, Leicester, yang sedang diuji coba sebagai salah satu dari 100 gerai halal KFC di Inggris. Noakes yang membantu membangun pusat komunitas muslim di Birmingham, tempat asalnya, ditolak saat meminta tisu basah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka bilang tisu basah akan menyinggung pelanggan lain. Saya menjelaskan bahwa hal itu tak berpengaruh bagi saya. Saya bahkan mengatakan bahwa saya suka alkohol, jadi hal tersebut tak akan mengganggu saya sama sekali," tutur Noakes kepada situs Metro (29/09/2014).

Ketika staf restoran tetap tak memberikannya tisu basah, Noakes merasa tak habis pikir. "Tisu basah dipakai di rumah sakit. Apa yang terjadi kalau kita diberi tahu tidak boleh memakai tisu basah di sana? Saya tak akan pernah ke KFC lagi," tegasnya.

Menurut Suleman Nagdi, juru bicara Federasi Organisasi Muslim Leicester, langkah yang diambil gerai KFC tersebut bisa menyebabkan komunitas muslim dituduh terlalu banyak menuntut. "Menggunakan alkohol bukan berarti mengonsumsinya. Keputusan ini aneh," katanya.

Menurut KFC Inggris, cabang St. George memang tak memasok tisu basah yang mengandung alkohol. Gerai ini sedang menunggu pasokan tisu basah berbahan lemon. Namun, mendengar kejadian tersebut, KFC meminta maaf.

"Tisu basah beralkohol boleh digunakan di seluruh restoran kami, termasuk yang menjadi bagian dari uji coba halal. Ada kesalahpahaman di gerai tersebut, namun kini tisu basah beralkohol digunakan lagi di restoran itu," katanya, seperti ditulis Fox News (30/09/2014).

(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads