Daging Halal di Kanada Laris Dibeli Muslim dan Nonmuslim

Daging Halal di Kanada Laris Dibeli Muslim dan Nonmuslim

- detikFood
Kamis, 24 Jul 2014 15:01 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Rumah potong dan supermarket halal di Edmonton, Kanada, kini semakin populer. Hal ini menandakan meningkatnya populasi muslim di kota tersebut sekaligus menunjukkan tren bahwa nonmuslim mencari daging yang dipersiapkan secara khusus.

Khalid Hajer, pemilik toko daging halal di utara Edmonton, mengaku setiap hari melihat permintaan daging halal semakin meningkat. "Orang-orang mencobanya terlebih dahulu untuk melihat perbedaannya. Ternyata mereka menyukainya dan terus membelinya. Mereka tahu itu (daging halal) menyehatkan," ujarnya.

Yang menarik menurut Hajer, setengah pelanggannya bukan muslim. Contohnya Marina Mediuk yang telah membeli daging halal selama 15 tahun. Wanita ini menganggap aturan halal membuat daging menjadi lebih menyehatkan dan manusiawi dibanding daging nonhalal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagi saya, penyembelihan sapi ini menggunakan pendekatan yang lebih personal dan semuanya lokal. Di pabrik penyembelihan besar, caranya berbeda.

"Kita tahu bahwa daging sapi dan ayamnya segar. Ketika Anda membacakan doa, tak peduli agama apapun yang Anda peluk, berarti Anda memperlakukannya dengan hati-hati," jelas Mediuk.

Namun banyak juga yang mempertanyakan anggapan bahwa daging halal lebih manusiawi daripada daging nonhalal. Rifaa Carter mengatakan bahwa ia masih berhati-hati terhadap produsen daging halal yang ia beli.

Menurutnya, peternakan besar mungkin mengikuti aturan halal, namun melanggar semangat di baliknya. "Aturan dalam Islam tidak hanya soal hewan yang disembelih secara ritual, tapi juga secara sehat dan baik. Dan sapi yang dipelihara di peternakan besar tidaklah sehat, baik, maupun manusiawi," Carter berpendapat.

Menurut Carter seperti ditulis CBS News (21/07/2014), konsumen seharusnya peduli dengan perlakuan terhadap hewan selama hidup, bukan hanya saat disembelih.

Laporan dari pemerintah Alberta yang diibukotai Edmonton menunjukkan bahwa keluarga muslim di provinsi tersebut menghabiskan sekitar $31 (Rp 358.000) per minggu untuk membeli daging halal.

Angka tersebut dua kali lipat jumlah yang dihabiskan sebagian besar keluarga Kanada untuk daging. Sebagian karena terdapat perbedaan harga antara makanan halal dan nonhalal.

Berawal dari produk yang hanya dijual di toko daging khusus dan toko makanan etnik di Alberta, daging halal kini dapat ditemui di lemari pendingin jaringan supermarket besar. Restoran steak juga semakin banyak menawarkan daging halal di daftar menu mereka.

(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads