Halalkah Saus Sari Tapai Beras?

- detikFood Rabu, 11 Jun 2014 07:32 WIB
Foto: LPPOM MUI
Jakarta -

Dari beras ketan hitam bisa dihasilkan nasi ketan dan tapai ketan yang tergolong halal. Tapai ketanpun memiliki produk turunan lagi yang disebut saus sari tapai. Apakah bahan ini tergolong halal?

Saus sari tapai adalah penyedap masakan yang terbuat dari tapai ketan hitam. Warnanya cokelat kemerahan bening dengan rasa khas air tapai. Saus encer ini biasanya digunakan dalam masakan Tiongkok dan untuk nasi goreng. Bisa juga untuk menggantikan sake dalam masakan Jepang.

Sekilas, botol saus sari tapai mirip botol kecap asin atau kecap ikan. Botol hitam berukuran 600 ml ini berlabel merah dengan aksara Tiongkok. Namun terkadang penjual melepas labelnya sehingga pelanggan tak mengetahui cairan apa yang ada dalam botol tersebut.

Tapai ketan memang halal. Namun, jika sudah dijadikan saus sari tapai, hukumnya haram.

"Untuk sari saus tapai yang dimaksud (botol hitam dengan label merah), LPPOM MUI pernah melakukan survei. Terbukti, saus tapai tersebut adalah arak merah atau angciu dengan kadar alkohol cukup tinggi. Statusnya tentu saja haram dikonsumsi," jawab LPPOM MUI.

Lewat kolom Surat Pembaca di Jurnal Halal No. 107 edisi Mei-Juni Tahun XVII 2014, LPPOM MUI memperjelas keharaman saus sari tapai yang dicampurkan ke dalam aneka masakan.

"Walau bahan lainnya halal, kalau menggunakan angciu maka masakannya menjadi haram karena terkontaminasi bahan haram," tegas LPPOM MUI.

Karena itu, jika Anda melihat botol sari saus tapai di gerobak nasi goreng atau dapur restoran, sebaiknya hindarilah menyantap makanan yang disajikan di sana. Kalau ada botol mencurigakan namun tak ada labelnya, sebaiknya tanyakan apakah itu sari saus tapai, angciu, atau arak merah.

Bagaimana jika ingin membuat masakan berbahan sari saus tapai? Anda bisa menggantinya dengan air jahe atau kecap asin yang ditambah perasan jeruk nipis atau lemon.

(fit/odi)