Permintaan Makanan Halal di Russia Semakin Meningkat

Permintaan Makanan Halal di Russia Semakin Meningkat

Fitria Rahmadianti - detikFood
Jumat, 14 Feb 2014 10:03 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Penduduk muslim di Russia kini melebihi 25 juta jiwa. Selain itu, ada sekitar 10 juta muslim pekerja migran dari negara-negara pecahan Uni Soviet yang menuntut ketersediaan produk-produk halal.

Meski berasal dari kelompok berpendapatan rendah, permintaan mereka akan produk halal besar. Selain itu, ada kelompok besar lain yakni pelanggan nonmuslim yang memilih makanan halal karena kualitasnya.

Hal ini disampaikan Madina Kalimullina, Direktur Departemen Ekonomi Dewan Mufti Russia kepada Khaleej Times. "Industri pangan halal berkembang hingga angka dua digit di Russia. Setiap tahun, kami memroses lebih dari 40 perusahaan dari bidang produksi yang berbeda-beda," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut wanita yang juga menjabat sebagai direktur Moscow Halal Expo ini, saat ini hanya ada satu lembaga yang bisa menyatukan pandangan terkait standar sertifikasi halal, yakni Organisasi Kerja Sama Islam (OKI/OIC) dan strukturnya.

Kalimullina berpendapat, masalah ini rumit karena terdapat perbedaan mazhab dan praktik bisnis. Di saat yang bersamaan, upaya dari muslim seluruh dunia menghasilkan integrasi serta pengembangan produksi, perdagangan, dan investasi halal secara lebih mendalam.

Terkait struktur dewan, Kalimullina mengatakan bahwa ada 27 badan relijius muslim yang membentuk Dewan Mufti Russia. Secara keseluruhan, ada sekitar 2.000 organisasi relijius muslim lokal dari 60-an wilayah di Russia.

"Berdasarkan standar yang diakui bersama, sistem audit, penelitian dan inovasi konstan, industri halal insya Allah akan mampu menjadi brand dunia yang sehat, ramah lingkungan, serta menjadi produk dan jasa yang aman," tutur Kalimullina.

Wanita ini menambahkan, Moscow Halal Expo dimulai pada 2010 sebagai landasan pengembangan bisnis halal di Russia. Salah satu tujuannya adalah mendukung produsen halal serta meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi Russia dengan negara-negara Islam.

Acara ini juga dibuat untuk menarik perhatian publik dan investor kepada peluang pasar halal yang menjanjikan serta mendukung inovasi di pasar.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads