Karena Aman dan Berkualitas, Produk Halal Juga Bermanfaat untuk Non Muslim

Karena Aman dan Berkualitas, Produk Halal Juga Bermanfaat untuk Non Muslim

Fitria Rahmadianti - detikFood
Jumat, 03 Jan 2014 13:38 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Karena berasal dari ajaran Islam, produk halal dianggap khusus untuk muslim. Padahal, produk halal juga bisa dipasarkan ke semua orang. Oleh karena itu, untuk meningkatkan daya jualnya di pasaran, ada beberapa hal yang harus dilakukan.

Dengan menggebu-gebu, managing director Al Islami Foods Saleh Lootah berbicara di acara Global Islamic Economy Summit di Dubai, Uni Emirat Arab. "Apakah halal hanya untuk muslim? Inilah yang harus kita ubah, pola pikir kita. Produk halal tak hanya untuk muslim, layaknya Islam yang tak hanya untuk muslim," tegasnya.

Lootah berpendapat, kemasan dan rasa produk halal kurang menarik dan perlu ditingkatkan agar pasar berkembang. Ia juga menilai media belum menampilkan produk halal secara positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejauh ini kita sudah lolos dari masalah kemasan dan rasa. Kita harus menjadikan produk halal yang terbaik. Inilah yang kami coba lakukan, menempatkan halal di jalan yang benar," ujar Lootah, seperti diberitakan Gulf News (25/11/13).

Belanja sektor pangan dan gaya hidup halal mencapai $1,62 triliun di 2012. Angka ini diramalkan akan naik hingga $2,47 triliun di 2018.

Menurut Lootah, kurangnya standardisasi halal yang diakui secara universal adalah isu utama yang menghambat pertumbuhan sektor pangan halal. "Mengadaptasi standar umum pangan halal adalah langkah pertama memiliki infrastruktur yang tepat di negara-negara OKI (Organisasi Kerja Sama Islam)," saran Lootah.

Senada dengan Lootah, presiden dan CEO Jumeirah Group Gerald Lawless mengatakan bahwa jaringan hotelnya berencana melakukan langkah lebih untuk memenuhi kebutuhan agama dan budaya pelanggan.

"Kami harus peka terhadap selera tamu di seluruh dunia. Sebagian tamu mungkin menginginkan Alquran di ruangan mereka, bukan Alkitab. Dubai memiliki peluang besar di sektor wisata halal," ujar Lawless.

(fit/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads