Dalam kurun waktu tiga tahun, Dubai berencana menjadi penanggung jawab sertifikasi produk halal secara global. Terlepas dari diperkenalkannya peraturan baru sebagai contoh di panggung internasional, perlu dijamin bahwa produk-produk di pasar UEA, mulai dari produk pangan sampai kosmetik dan karpet, 100% halal.
Menurut Farah Al Zarooni, direktur standar di Badan Standardisasi dan Metrologi Emirat (ESMA), kini daging di pasaran berasal dari berbagai penjuru dunia yang kita tak tahu asal-usulnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, tambah Al Zarooni, kita juga mengonsumsi banyak makanan olahan yang mengandung bahan-bahan lain selain daging. "Kita jadi tak yakin akan kehalalan dan aspek keamanan makanan tersebut, yang mana sangat penting," kata Al Zarooni.
Bahan-bahan mentah yang digunakan di rantai pemrosesan pangan, bahan tambahan, atau bahan-bahan lain adalah sebagian hal yang akan diawasi ketat di bulan-bulan mendatang.
"Produsen bisa menghasilkan pangan secara lokal, namun mereka bisa saja mengimpor bahan mentah dari negara lain. Peraturan yang rencananya akan kami terapkan akan mengatur bagian proses ini. Jadi, ketika konsumen membeli produk tersebut, mereka yakin produk itu halal," tutur Al Zarooni.
CEO ESMA Mohammad Al Badri mengatakan bahwa pihaknya sedang berfokus pada dua aspek kehalalan produk. Pertama, produk pangan tidak boleh berasal dari hewan yang haram. Kedua, hewan harus disembelih sesuai ritual Islam.
Selain daging babi yang jelas haram, ada beberapa bahan yang bisa mengandung produk turunan babi saat diproduksi di luar negeri. Contohnya adalah gelatin yang bisa berasal dari berbagai sumber namun bisa saja mengandung bagian tubuh babi. Produk susu seperti whipped cream, sour cream, dan kejupun bisa mengandung gelatin.
Produk lain yang mengandung turunan babi adalah lemak hewan, gliserida hewan, protein hewan terhidrolisasi, enzim, pengemulsi, monostearat, serta mono dan digliserida.
Produk turunan babipun bisa terdapat pada saringan air, isolasi, karet, antipembekuan, plastik jenis tertentu, wax lantai, krayon, kapur, perekat, dan pupuk. Begitupula dengan produk sehari-hari seperti lipstik, krim cukur, pasta gigi, losion, sabun mandi, serta sampo.
Selain babi, produk yang menggunakan alkohol juga perlu diwaspadai. Salah satunya adalah ekstrak vanili yang diambil dari tanaman vanili dengan alkohol. Vanili juga seringkali diawetkan dengan alkohol.
Namun, Al Badri meyakinkan bahwa warga UEA tak perlu khawatir mengenai rantai makanan di negaranya. "Saat ini semua produk pangan di pasaran halal. Kami sedang menyusun aturan di sektor ini," katanya, seperti dilansir situs Halal Focus (20/11/13).
Setelah menyelesaikan peraturan produk pangan, ESMA akan fokus kepada kosmetik dan produk-produk lain seperti karpet. Menurut Al Badri, sektor-sektor ini belum diawasi ketat produksi halalnya. Oleh karena itu, UEA bermaksud menjadi pelopor.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN