The Turkish Standards Institution Keluarkan Sertifikasi Halal di Eropa

The Turkish Standards Institution Keluarkan Sertifikasi Halal di Eropa

Deani Sekar Hapsari - detikFood
Kamis, 10 Okt 2013 17:01 WIB
Foto: Worl Buletin
Jakarta -

The Turkish Standards Institution (TSE) akan menerbitkan sertifikasi halal di Eropa melihat peningkatan permintaan masyarakat Turki muslim di sana. Rencananya akan dimulai di Jerman yang punya populasi muslim terbesar.

TSE telah melengkapi lebih dari 200 aplikasi di Turki dan mengeluarkan 205 sertifikat halal untuk produk makanan dan minuman. Sertifikat ini mengambil standar umum yang dikembangkan oleh Standards and Metrology Institute for Islamic Countries (SMIIC) sebagai refrensi.

β€œInstitut ini telah melakukan berbagai penelitian selama evaluasi untuk pengajuan sertifikat dan menekankan bahwa para ahli agama Islam ikut berpartisipasi dari proses awal hingga akhir,” tutur Dogan Yazar selaku pimpinan Product Certification Center di TSE.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yazar menjelaskan bahwa para ahli di bagian TSE berfokus pada detail teknis sementara Turkish Directorate of Religious Affairs bertanggung jawab pada hal yang berkaitan dengan agama. Religious Affair mempunyai peranan penting dalam pengambilan keputusan terakhir.

β€œBahkan jika aplikasi berhasil melewati semua tes teknis, tapi jika ahli dari Religious Affairs sedikit curiga terhadap data yang ada, kami tidak akan mengeluarkan sertifikasi untuk aplikasi tersebut,” tambah Yazar.

Dilansir dalam World Buletin (10/10/2013) TSE akan bekerjasama dengan Turkish-Islamic Union for Religious Affairs (DΔ°TΔ°B) yang berlokasi di Cologne, Jerman. Pada hari Minggu (06/10/2013) lalu, TSE mulai memberikan seminar untuk anggota DΔ°TΔ°B yang bertugas mengevaluasi pengajuan produk makanan dan minuman halal di Jerman.

Peningkatan permintaan makanan dan minuman halal di Jerman diperkirakan bernilai lima juta Euro per tahunnya. Sekitar 400 perusahaan di Jerman memproduksi produk makanan halal dan angkanya akan terus bertambah hingga 4000 perusahaan di seluruh Eropa.

Sebelumnya, sertifikasi halal membuat konsumen muslim bingung. Karena kurangnya keseragaman standar dan sertifikat makanan halal yang dikeluarkan oleh beberapa organisasi yang tidak dikenal.

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads