The Turkish Standards Institution (TSE) akan menerbitkan sertifikasi halal di Eropa melihat peningkatan permintaan masyarakat Turki muslim di sana. Rencananya akan dimulai di Jerman yang punya populasi muslim terbesar.
TSE telah melengkapi lebih dari 200 aplikasi di Turki dan mengeluarkan 205 sertifikat halal untuk produk makanan dan minuman. Sertifikat ini mengambil standar umum yang dikembangkan oleh Standards and Metrology Institute for Islamic Countries (SMIIC) sebagai refrensi.
βInstitut ini telah melakukan berbagai penelitian selama evaluasi untuk pengajuan sertifikat dan menekankan bahwa para ahli agama Islam ikut berpartisipasi dari proses awal hingga akhir,β tutur Dogan Yazar selaku pimpinan Product Certification Center di TSE.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βBahkan jika aplikasi berhasil melewati semua tes teknis, tapi jika ahli dari Religious Affairs sedikit curiga terhadap data yang ada, kami tidak akan mengeluarkan sertifikasi untuk aplikasi tersebut,β tambah Yazar.
Dilansir dalam World Buletin (10/10/2013) TSE akan bekerjasama dengan Turkish-Islamic Union for Religious Affairs (DΔ°TΔ°B) yang berlokasi di Cologne, Jerman. Pada hari Minggu (06/10/2013) lalu, TSE mulai memberikan seminar untuk anggota DΔ°TΔ°B yang bertugas mengevaluasi pengajuan produk makanan dan minuman halal di Jerman.
Peningkatan permintaan makanan dan minuman halal di Jerman diperkirakan bernilai lima juta Euro per tahunnya. Sekitar 400 perusahaan di Jerman memproduksi produk makanan halal dan angkanya akan terus bertambah hingga 4000 perusahaan di seluruh Eropa.
Sebelumnya, sertifikasi halal membuat konsumen muslim bingung. Karena kurangnya keseragaman standar dan sertifikat makanan halal yang dikeluarkan oleh beberapa organisasi yang tidak dikenal. (dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN