Di Tianjin, China ada beberapa restoran muslim yang cukup terkenal, salah satunya adalah Yu Quan. Restoran ini digagas oleh Chai Jinliang yang merupakan salah satu guru masak muslim di beberapa kota. Lokasinya cukup mudah dijumpai dan sudah berdiri sejak 5 tahun silam. Resto inipun banyak dibicarakan orang.
Semua hidangan diracik oleh dua chef muslim yang terkenal di China sejak tahun 1970-an. Bahkan mereka juga telah mengajarkan cara masak a la muslim pada murid-muridnya yang kini telah membuka restoran kecil di pinggir jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilansir ChinaDaily (18/08/2013), dua chef ini menyajikan menu ikan yang masih segar. Ia pun memiliki persediaan ikan hidup dan diolah secara langsung saat dipesan. Begitu juga dengan aneka seafood lainnya seeprti bola udang goreng yang disajikan dengan mentimun dan wortel.
“Saya berusaha menyiapkan hidangan udang dan produk makanan laut dengan benar. Tentunya semua dimasak dengan wajan yang dibersihkan dengan hati-hati, agar minyak yang tersisa tidak merusak rasa makanan.” ujar salah satu chef.
Menu lain yang populer adalah tumis babat daging sapi dibumbui dengan lada putih. Chef Chai yang meracik hidangan ini sengaja menambahkan lada putih agar rasanya jadi pedas. Untuk penetral rasa pedas, tumis babat daging sapi ini pun ditambahkan seledri. Sebagai sentuhan akhir, ditambahkan dengan jus bawang putih plus minyak wijen.
Menurut Chef Chai, untuk mendapatkan pengalaman kuliner muslim otentik, perlu mengumpulkan keberanian untuk mencoba mengolah daging sapi termasuk bagian hati dan buntut. Sebagai hidangan pelengkapnya, chef ini juga merekomendasikan hidangan hangat seperti siomay atau dim sum Kanton yang diisi dengan seafood atau daging sapi cincang.
Agar rasa masakan jadi gurih, Yu Quan restoran menggunakan lemak ayam dan bebek atau lemak daging sapi. Lemak ini bisa dicampur dengan minyak sayur, kecap, jahe dan bawang putih untuk meningkatkan aroma masakan.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN