Muslim Amerika Pertanyakan Kehalalan Daging yang Beredar

Muslim Amerika Pertanyakan Kehalalan Daging yang Beredar

Flora Febrianindya - detikFood
Rabu, 08 Mei 2013 18:02 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Adanya penyimpangan penggunaan label halal pada produk daging membuat warga muslim resah. Termasuk masyarakat Amerika yang kebingungan soal kehalalan daging yang beredar. Diakui jika 60% daging halal yang beredar diragukan kehalalannya.

Daging bersertifikasi halal menjadi salah satu bahan makanan yang paling dicari. Sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh lembaga terpercaya menjadi acuan akan pemilihan produk yang beredar di masyarakat. Di Manhattan, New York, daging halal mudah ditemui di setiap sudut kota. Namun kini, daging halal justru banyak dipertanyakan kehalalannya.

Pernyataan mengejutkanpun datang dari Ali Kucukkarca, pemilik salah satu rumah potong di kawasan timur Amerika yang tak disebutkan namanya. Menurutnya, banyak institusi yang mengeluarkan sertifikasi halal justru diragukan kehalalannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"60 persen daging bersertifikat halal yang dijual di New York dan New Jersey tidak halal. Salah satu institusi besar yang bisa dipercaya dalam mengeluarkan sertifikasi halal adala Shari'ah Board of America," ungkap Kucukkarca, seperti dimuat dalam Hurriyet Daily News (07/05/2013). Pernyataan Kucukkarcapun menimbulkan kontroversi dan keresahan di antara warga muslim setempat,

Suleyman Duman, pejabat layanan syariah di Turkish Consulate General di New Yorkpun memberikan komentarnya mengenai hal ini. Menurut Duman, warga muslim pendatang di Amerika harus lebih kritis dalam memilih daging. "Warga yang tinggal di luar negeri harus memeriksa dengan seksama, apakah daging yang dikonsumsi disembelih dengan halal atau tidak," ungkapnya.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads