"Saya berbohong jika kami tak mempertimbangkan Afrika. Kami tahu jika mereka memiliki sektor agrikultur dan pengembangan di mana-mana. Jika saya bilang Afrika, saya sedang membicarakan Afrika secara keseluruhan. Saya tak cuma membicarakan soal Afrika Selatan," ungkap managing director Al Islami Food, Saleh Abdullah Lootah.
Menurut Saleh, pihaknya sedang membahas soal kesepakatan mengenai jenis investasi halal di Afrika. "Kami masih berdiskusi dengan pihak lain untuk melihat kemungkinan apakah di sektor produksi, manufaktur, atau bahkan agrikultur," tutur Saleh seperti dimuat dalam Halal Focus (20/04/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditargetkan dalam 10 tahun mendatang, Al Islami Food sudah bisa memasuki pasar manufaktur dan agrikultur di Afrika. Diskusi mengenai kerjasama tersebut sudah dibahas dengan perusahaan di kawasan Djibouti, ethiopia dan Afrika Selatan.
Seperti dijelaskan Saleh, Muslim di Afrika merupakan target potensial untuk mengembangkan bisnis halal. Konsumennya juga sudah lebih terdidik karena adanya koneksi internet dan sosial media yang turut menyiarkan informasi soal makanan halal.
"Kami menganalisa secara mendalam ketika melihat adanya permintaan akan makanan halal. Afrika Selatan memiliki jumlah Muslim yang tinggi dan menjadi alasan kenapa kita membidiknya," kata pria yang juga menjadi pembicara dalam Africa Global Business Forum di Dubai, awal Mei mendatang.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN