Uni Emirat Arab Bidik Pasar Halal Afrika

Uni Emirat Arab Bidik Pasar Halal Afrika

Flora Febrianindya - detikFood
Selasa, 23 Apr 2013 18:22 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Afrika jadi sasaran pengusaha produk halal asal Uni Emirat Arab. Kini, tim dari Al Islami Foods sedang merencanakan ekspansi pasarnya ke Afrika. Benua ini dianggap punya potensi yang sangat cerah, dan bisa menjadi tujuan ekspor produk halal yang menjanjikan.

"Saya berbohong jika kami tak mempertimbangkan Afrika. Kami tahu jika mereka memiliki sektor agrikultur dan pengembangan di mana-mana. Jika saya bilang Afrika, saya sedang membicarakan Afrika secara keseluruhan. Saya tak cuma membicarakan soal Afrika Selatan," ungkap managing director Al Islami Food, Saleh Abdullah Lootah.

Menurut Saleh, pihaknya sedang membahas soal kesepakatan mengenai jenis investasi halal di Afrika. "Kami masih berdiskusi dengan pihak lain untuk melihat kemungkinan apakah di sektor produksi, manufaktur, atau bahkan agrikultur," tutur Saleh seperti dimuat dalam Halal Focus (20/04/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini, restoran Al Farooj Fresh yang dikelola Al Islami Food sudah memasuki pasar di Libya. Respon yang didapatpun sangat positif. "Kami sangat terkejut melihat potensinya. Ini lebih dari yang diharapkan. Mungkin karena pasarnya sangat gersang dan mereka menunggu adanya sesuatu yang baru," kata Saleh.

Ditargetkan dalam 10 tahun mendatang, Al Islami Food sudah bisa memasuki pasar manufaktur dan agrikultur di Afrika. Diskusi mengenai kerjasama tersebut sudah dibahas dengan perusahaan di kawasan Djibouti, ethiopia dan Afrika Selatan.

Seperti dijelaskan Saleh, Muslim di Afrika merupakan target potensial untuk mengembangkan bisnis halal. Konsumennya juga sudah lebih terdidik karena adanya koneksi internet dan sosial media yang turut menyiarkan informasi soal makanan halal.

"Kami menganalisa secara mendalam ketika melihat adanya permintaan akan makanan halal. Afrika Selatan memiliki jumlah Muslim yang tinggi dan menjadi alasan kenapa kita membidiknya," kata pria yang juga menjadi pembicara dalam Africa Global Business Forum di Dubai, awal Mei mendatang.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads