Kontaminasi Babi pada Daging Sapi di Inggris Harus Ditangani Serius

Kontaminasi Babi pada Daging Sapi di Inggris Harus Ditangani Serius

Flora Febrianindya - detikFood
Kamis, 21 Mar 2013 15:44 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Ditemukannya unsur babi dalam makanan berlabel halal tentu merisaukan warga muslim. Efeknya, mereka jadi merasa ragu dalam membeli dan mengonsumsi produk daging. Pihak-pihak terkaitpun diminta cepat menindaklanjuti hal ini, agar tak berkepanjangan.

Kepala sertifikasi halal dari Halal Authority Board United Kingdom (HAB), Shaykh Tauqir Ishaq optimis masalah ini akan cepat terselesaikan. Menurutnya, industri halal harus meningkatkan pengetahuan soal makna dari label halal. Produk halal bisa saja terkontaminasi dalam alur pengolahan dan pendistribusian yang kurang cermat.

"Prosesnya harus diteliti karena dua alasan. Yang pertama untuk memberikan kenyamanan bagi konsumen, dan yang kedua agar meyakinkan jika orang-orang mengerti apa yang dimaksud dengan halal," kata Ishaq, seperti dimuat dalam Halal Info (20/03/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ishaq, banyak perusahaan merasa sudah kenal betul makna dari istilah halal. Namun proses audit harus selalu dilakukan, bahkan diperketat. "Kita harus mengecek kembali hingga ke alur paling bawah, dari cara pemberian makanan pada hewan, transportasi, penyimpanan, produksi, dan pengemasan," jelas Ishaq.

Untuk menyelesaikannya, diperlukan kerjasama antara pihak lembaga halal dan juga pemerintah. Namun Ishaq sempat menyatakan kekecewaannya terhadap pihak pemerintah. "Saya tidak percaya pada pemerintah UK, mereka datang dan pergi, dan Anda tidak tahu siapa yang paling berwenang," ungkapnya.

"Sangat penting diketahui jika muslim tidak menyentuh apapun, bahkan yang terkontaminasi 1% sekalipun. Mengapa kita harus menerima kontaminasi? Sebagai muslim, saya seribu kali ingin tahu dibandingkan orang lain, apa yang ada pada makanan saya. Sebagai pengusaha makanan, Anda harus melakukan banyak hal untuk menghindari kontaminasi," tutup Ishaq.

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads