Kejujuran Jadi Salah Satu Komponen Penting Sertifikasi Halal

Kejujuran Jadi Salah Satu Komponen Penting Sertifikasi Halal

Flora Febrianindya - detikFood
Senin, 22 Okt 2012 10:14 WIB
Foto: bisnis-jabar.com
Jakarta - Banyaknya produk pangan yang beredar di pasaran membuat konsumen jadi lebih kritis terhadap produk yang dikonsumsi. Sertifikasi halal menjadi bukti jika produk tersebut sudah teruji kehalalannya. Sertifikasi halal sendiri didapatkan melalui proses yang panjang.

Menurut Ir. Osmena, Wakil Direktur LPPOM MUI, kehalalan suatu produk didapatkan dari pengkajian, mulai dari bahan makanan yang digunakan hingga data dokumen. Dari prose belanja bahan, produksi, penyimpanan, hingga distribusi pemasaran.

Hal tersebut disampaikan Ir. Osmena saat mengisi talkshow dalam Pameran Makanan, Minuman dan Kemasan di SMESCO Exhibition Hall (05/10). Dalam acara tersebut, Osmena menjelaskan bagaimana proses sertifikasi dan pentingnya sertifikasi halal. Ia juga memberikan tips dan panduan cara menjaga konsistensi kehalalan dengan menerapkan Sistem Jaminan Halal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Osmena juga menekankan perlunya niat dan komitmen yang tinggi dalam mengajukan proses sertifikasi halal kepada peserta talkshow, yang sebagian besar pelaku usaha kecil dan menengah tersebut. Kejujuran dan keterbukaan dalam memberikan informasi produk menjadi komponen yang akan memudahkan proses sertifikasi halal.

Disampaikan Osmena, kejujuran dan itikad baik dari produsen makanan akan membuat proses sertifikasi menjadi lebih efektif dan efisien. Apalagi kini sudah ada Cerol SS-23000 yang kian memudahkan produsen untuk mengajukan dan memproses sertifikasi halal.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads