Tersedianya pilihan makanan halal menjadi salah satu daya tarik suatu negara. Dengan adanya makanan halal, diharapkan minat pengusaha dan wisatawan asal negara muslim meningkat. Strategi itulah yang sedang dijalankan oleh pemerintah Hong Kong.
Saat ini jumlah restoran bersertifikasi halal makin bertambah jumlahnya. “Ada peningkatan jumlah restoran halal dalam beberapa tahun terakhir”, ujar Wael Ibrahim, seorang pengusaha asal Mesir yang sudah delapan tahun tinggal di Hong Kong.
Bahkan menurut Ibrahim, produk halalpun sudah banyak beredar di pasaran. “Supermarket kini menjual banyak produk halal. Mempromosikan makanan halal adalah cara yang efektif untuk mempererat hubungan antara Hong Kong dan negara Muslim”, kata pria yang juga terlibat dalam organisasi muslim di Hong Kong ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kerjasama yang saling menguntungkan antara China dan dunia muslim sangat penting bagi China”, kata Ma Hongjian, presiden China-Arab Council for Investment Promotion yang berbasis di Beijing. “Ada begitu banyak contoh dari usaha pemerintah China untuk menyediakan fasilitas untuk para tamu muslim”, katanya.
Dengan meningkatnya pelayanan bagi umat muslim, Hong Kong berharap hal tersebut bisa menjadi fondasi yang kuat untuk keuangan Islam. “Kami berharap dapat mengembangkan pasar modal Islam, termasuk obligasi syariah, atau dikenal dalam bahasa Arab sebagai sukuk”, kata juru bicara Hong Kong's Financial Services and the Treasury Bureau.
Sumber: Dompet Dhuafa Hong Kong
(/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN