Kelompok Ilmuwan Inggris Ciptakan Skema Sertifikasi Halal

Kelompok Ilmuwan Inggris Ciptakan Skema Sertifikasi Halal

Devita Sari - detikFood
Kamis, 19 Apr 2012 08:56 WIB
Foto: www.news4u.co.in
Jakarta - Sekelompok ilmuwan di Inggris telah menciptakan skema sertifikasi halal. Menurut mereka skema tersebut dapat berpotensi menjadi standar internasional untuk industri pangan global khususnya di kalangan konsumen Muslim.

Halal Authority Board (HAB) di Inggris telah merancang apa yang mereka katakan sebagai skema sertifikasi halal "realistis dan praktis". Dimana skema tersebut nantinya bakal mengatur produksi produk halal sesuai dengan hukum Islam dan pengolahan makanan modern. Mereka berharap dengan skema tersebut standar halal di seluruh dunia dapat seragam.

Dengan dibuatnya skema sertifikasi halal, diharapkan dapat menjadi mengakhiri kebingungan selama ini yang terjadi di kalangan konsumen. Khususnya permasalahan akan masalah standar halal yang berbeda di pasar serta merampingkan proses produksi makanan halal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Program sertifikasi HAB memiliki dukungan sekitar 950 dari 1.400 masjid di Inggris. Seperti yang dikutip dari FoodNavigator.com, dewan syariah sendiri terdiri dari 13 ulama Islam yang mewakili bermacam-macam komunitas Muslim. Sistem ini juga nantinya akan diawasi oleh pihak ketiga sertifikasi kelompok Cert ID Eropa.

Meski belum merinci secara jelas tentang skema tersebut. Namun HAB mengatakan bahwa pedoman industri yang realistis dan jelas itu nantinya akan menyatukan standar halal berbeda dari seluruh dunia.

Tentunya dengan demikian maka konsumen Muslim akan diberikan jaminan penuh untuk bahwa sebuah produk benar halal dimanapun mereka berada di dunia. akan mencakup produksi, pengolahan dan penyiapan makanan halal, khususnya daging.

Saat ini, ada lima pilar utama dari program sertifikasi yang telah ditetapkan HAB:
1. Dasar Produksi Ternak
2. Primer Pengolahan Ternak, yang mencakup panduan tentang pembersihan dan pembersihan; pembantaian ternak, kemasan dan pelabelan
3. Pengolahan lebih lanjut
4. Logistik
5. Jasa makanan, yang meliputi persiapan makanan halal

Standar menetapkan pedoman tentang semua aspek produksi, termasuk makanan kesehatan dan peraturan keselamatan, penyimpanan, pengiriman, pembersihan dan pembersihan. Standar ini memperhitungkan perkembangan ilmiah untuk mencegah kontaminasi dari daging babi dan turunannya tidak dapat diterima lainnya. Seperti apa nantinya skema tersebut akan diterapkan, kita tunggu saja!

(dev/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads