International Conference on Halal industry yang berlangsung di Pakistan selama dua hari dihadiri oleh perwakilan 15 negara. Beberapa diantaranya adalah Malik Ahmad Ali Aulakh dari provinsi Punjab, India; Dr. Haja Sittie Shayma Zenaida Laidan dari Filipina sebagai perwakilan Ministry of Science and Technology, Kavilash Chawla selaku Managing Director Nur Global Strategies, Amerika, dll. Dari Pakistan sendiri diwakili oleh Muhammad Zubair Mughal selaku CEO Halal Research Council. Sedangkan Indonesia diwakili oleh Ishaq Latuconsina, Duta Besar Indonesia untuk Pakistan.
Konfrensi ini diselenggarakan oleh Halal Research Council bekerjasama dengan PAMCO dan Livestock & Dairy Development Department Punjab. Agenda dalam konfrensi ini membahas berbagai masalah seputar halal yang menyangkut perekonomian Pakistan. Diantaranya mengenai ekspor produk halal dari Paksitan, promosi industri halal di kawasan internasional, pengembangan dan penelitian halal (termasuk sertifikasi halal), serta potensi-potensi yang dimiliki Pakistan untuk mengembangkan industri halal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhammad Zubair Mughal seperti yang dilansir dari halalfocus.com, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pakistan memiliki kemampuan untuk menjadi pusat halal dibandingkan dengan negara lain. Ia lebih lanjut mengatakan, bahwa sejumlah besar makanan halal, daging halal, kosmetik halal, dan gelatin halal dan dapat diekspor dari Pakistan sehingga mereka dapat meningkatkan ekspor untuk menutupi defisit perdagangan.
Selain itu, Mughal menambahkan bahwa Halal Research Council akan melanjutkan perjalanan di bidang penelitian, pengembangan & inovasi dan akan mengatur konferensi internasional di Afrika Selatan, Mauritius, Sri Lanka dan UEA di tahun 2012. sedangkan di tingkat nasional, mereka akan melakukan road show dari Khyber ke Karachi dan akan menyelenggarakan sekitar 300 seminar tentang kesadaran halal di 100 kota di seluruh Pakistan.
(dev/dev)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN