Pakistan dan Mauritius Sepakati Kerjasama Halal

Pakistan dan Mauritius Sepakati Kerjasama Halal

- detikFood
Kamis, 26 Jan 2012 18:24 WIB
Foto: www.halalrc.org
Jakarta - Konfrensi dan expo internasional industri halal kedua telah berlangsung di Pakistan. Ajang berskala internasional tersebut dihadiri perwakilan dari 15 negara termasuk Indonesia. Selain penandatanganan kerjasama beberapa kesimpulan pun berhasil diperoleh dalam konfrensi tersebut.

International Conference on Halal industry yang berlangsung di Pakistan selama dua hari dihadiri oleh perwakilan 15 negara. Beberapa diantaranya adalah Malik Ahmad Ali Aulakh dari provinsi Punjab, India; Dr. Haja Sittie Shayma Zenaida Laidan dari Filipina sebagai perwakilan Ministry of Science and Technology, Kavilash Chawla selaku Managing Director Nur Global Strategies, Amerika, dll. Dari Pakistan sendiri diwakili oleh Muhammad Zubair Mughal selaku CEO Halal Research Council. Sedangkan Indonesia diwakili oleh Ishaq Latuconsina, Duta Besar Indonesia untuk Pakistan.

Konfrensi ini diselenggarakan oleh Halal Research Council bekerjasama dengan PAMCO dan Livestock & Dairy Development Department Punjab. Agenda dalam konfrensi ini membahas berbagai masalah seputar halal yang menyangkut perekonomian Pakistan. Diantaranya mengenai ekspor produk halal dari Paksitan, promosi industri halal di kawasan internasional, pengembangan dan penelitian halal (termasuk sertifikasi halal), serta potensi-potensi yang dimiliki Pakistan untuk mengembangkan industri halal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebuah perjanjian kerjasama juga ikut ditandatangani antara Pakistan dengan negara Mauritius untuk mendukung promosi produk halal di Pakistan. Sedangkan inti dari konfrensi tersebut adalah usulan dari Justice Khalil ur Rehman untuk pembentukan otoritas halal yang nantinya dapat dihargai oleh semua pihak. Proposal lainnya yang diterima adalah mengenai kampanye kesadaran Halal, penelitian produk halal dan tentang publikasi halal.

Muhammad Zubair Mughal seperti yang dilansir dari halalfocus.com, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pakistan memiliki kemampuan untuk menjadi pusat halal dibandingkan dengan negara lain. Ia lebih lanjut mengatakan, bahwa sejumlah besar makanan halal, daging halal, kosmetik halal, dan gelatin halal dan dapat diekspor dari Pakistan sehingga mereka dapat meningkatkan ekspor untuk menutupi defisit perdagangan.

Selain itu, Mughal menambahkan bahwa Halal Research Council akan melanjutkan perjalanan di bidang penelitian, pengembangan & inovasi dan akan mengatur konferensi internasional di Afrika Selatan, Mauritius, Sri Lanka dan UEA di tahun 2012. sedangkan di tingkat nasional, mereka akan melakukan road show dari Khyber ke Karachi dan akan menyelenggarakan sekitar 300 seminar tentang kesadaran halal di 100 kota di seluruh Pakistan.

(dev/dev)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads