Bogor Sosialisasikan Halal ke Sekolah-Sekolah

Bogor Sosialisasikan Halal ke Sekolah-Sekolah

- detikFood
Selasa, 02 Agu 2011 16:17 WIB
Bogor - Target Bogor sebagai kota halal semakin dekat. Program tersebut ditargetkan bisa terealisasikan pada 2012 nanti. Demi terwujudnya harapan tersebut aneka kegiatan promosi dan sosialisasi pun makin gencar dilakukan, termasuk yang satu ini.

Program sosialisasi halal LPPOM MUI bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Bogor baru-baru ini kembali dilakukan. Kali ini yang menjadi target sosialisasi halal adalah para siswa dan siswi SMU di kota Bogor. Program ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi pemkot Bogor demi menuju Bogor kota Halal.

Tidak kurang dari 40 siswa dari empat sekolah yakni SMU 1 Bogor, SMU 2 Bogor, SMU 4 Bogor dan SMKN 2 Bogor ikut ambil bagian dalam acara ini. Hadir dalam acara tersebut kepala Dinas Pertanian Kota Bogor Ir. H. Hidmat Sughiana, MM dan Kepala Bidang Sosialisasi dan Promosi LPPOM MUI Lia Amalia, S.T, S.S, M.T yang memberikan materi presentasi menuju Bogor Kota Halal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Program sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan edukasi kepada para siswa dan masyarakat mengenai pentingnya kehalalan produk pangan yang beredar dan kita konsumsi. Melalui Bogor kota Halal kami berupaya menyajikan makanan halal dan ketenteraman batin konsumen, selain untuk berkontribusi mewujudkan masyarakat bogor yang cerdas," ujar Ir. H. Hidmat Sughiana, MM.

"LPPOM MUI sebagai satu-satunya lembaga sertifikasi halal di Indonesia ikut serta membantu dalam mewujudkan Bogor Kota Halal melalui sosialisasi dan edukasi pentingnya makanan halal. Selain itu kami juga mengajak masyarakat untuk sama-sama menyuarakan hak konsumen muslim akan kebutuhan produk halal. Berani bertanya dan mengetahui sejelasnya produk yang dijual di masyarakat adalah salah satu poin dapat terwujudnya Bogor Kota Halal," ujar Lia Amalia, S.T, S.S, M.T.

Dalam acara ini disampaikan pula aneka macam pengetahuan tentang kehalalan produk pangan, obat dan kosmetika. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pangan olahan asal hewan. Aneka games pengetahuan dan Tanya jawab tentang kehalalan menjadi salah satu sesi yang mendapat respon meriah dari para siswa dan siswi ini.

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads