Lembaga Sertifikasi Halal India Belum Akui Peran Intertek

Lembaga Sertifikasi Halal India Belum Akui Peran Intertek

- detikFood
Senin, 13 Jun 2011 18:38 WIB
Jakarta - Lembaga sertifikasi tertua dan terbesar di India, Jamiat Ulama-E-Maharashtra mengakui bahwa mereka belum mengakui peran Intertek. Padahal Intertek sendiri dikenal sebagai perusahaan yang melayani pasar Muslim secara luas di India dan bahkan di dunia.
Β 
Komite organisasi halal, Shahid Nadeem Ansari mengatakan, meskipun mereka telah didekati oleh berbagai lembaga sertifikasi, sejauh ini mereka dengan jelas menyatakan diri masih bekerja secara independen. Demikan reaksinya terhadap berita yang beredar saat terhadap Intertek.

Intertek sendiri selama ini dikenal sebagai perusahaan jasa untuk mengetes kualitas serta penyedia solusi terhadap suatu produk. Baru-baru ini Intertek memperluas pelayanannya dengan mengeluarkan sertifikasi ahli termasuk sertifikasi halal di India. Dimana perluasan pelayanan tersebut dilakukan Interntek dengan bertujuan menciptakan kesempatan dalam pelayanan masyarakat muslim secara luas di India.

"Kami telah menerima banyak ajakan dari berbagai agen sertifikasi halal untuk bekerjasama. Tetapi karena kami merupakan lembaga yang benar-benar non profit dan murni berindak berdasarkan nilai agama, maka kami rasa tidak perlu bergabung dengan agensi sertfisikasi manapun saat ini. Sebab hal itu tentunya dapat memberikan kesempatan untuk menghasilkan uang," ujar Shahid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti yang dilansir dari halal media, Intertek akan mengulurkan bantuan para ahlinya untuk emamstikan bahwa produk-produk yang mencantumkan logo halal sesuai dengan standar Islam dan standar kualitas. Shahid sendiri memahami bahwa Intertek secara normal berindak sebagai 'penengah' antara perusahaan dan agen sertifikasi. Namun, peran Intertek dalam hal ini secara keseluruhan masih harus dilihat.

Jamiat Ulama-E-Maharashtra adalah bagian dari Jamiat Ulama-I-Hind, sebuah lembaga nasional, non profit yang mewakili komunitas Muslim di India sejak tahun 1919. Organisasi Komite Halal tersebut menangani semua hal yang berkaitan dengan penerapan umum hingga hal yang berkaitan dengan kehalalan makanan di India yang memiliki 13,4% penduduk muslim atau sekitar 160.950.000 orang.

Keanggotaan mereka terdiri dari badan terkemuka teologis dan para ahli. Selama ini Jamiat Ulama-E-Maharashtra adalah satu-satunya lembaga halal yang diterima dan diakui oleh JAKIM - lembaga halal Malaysia - dan Department of Veterinary Services serta SANHA, lembaga sertifikasi dari Afrika Selatan.

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads